ITB Berangkatkan Mahasiswa Ibu Kota Negara Baru IKN
- 30 Des 2023 17:43 WIB
- Bandung
KBRN, Bandung: Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara adalah ibu kota masa depan Indonesia yang akan menggantikan DKI Jakarta.
IKN Nusantara saat ini merupakan bagian dari Provinsi Kalimantan Timur dan akan menjadi daerah otorita mandiri yang bersifat khusus dan memisahkan diri dari provinsi tersebut.
Masyarakat setempat harus memiliki kesiapan untuk menghadapi arus urbanisasi atau pengotaan suatu wilayah. Institut Teknologi Bandung (ITB) berusaha menjadi katalisator untuk membantu masyarakat IKN lebih peduli terhadap kondisi baru yang akan dihadapi.
Oleh karena itu, Direktorat Kemahasiswaan (Ditmawa) ITB bersama dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) ITB mengirimkan satu tim mahasiswa untuk melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di sana.
KKN dilakukan di Desa Bukit Raya, smart village yang menjadi desa percontohan. Program utama yang dibawakan adalah sosialisasi pengolahan sampah organik dan anorganik, program mengajar bahasa Inggris di SD, sosialisasi digital marketing, komposter bag, dan bersih-bersih lingkungan.
“Kami mengundang perwakilan dari 13 RT di Desa Bukit Raya untuk sosialisasi pengelolaan sampah. Kami mengajak masyarakat untuk mengolah sampah organik menjadi kompos dengan komposter bag. Sedangkan untuk sampah anorganik disulap menjadi ecobrick. Diharapkan ketika daerah ini sudah menjadi kota, masyarakat bisa bijak mengelola sampah,” tutur Hafidz Bayu Massaiz (Rekayasa Infrastruktur Lingkungan, 2021), kepada awak media melalui pesan elektroniknya, Sabtu (30/12/2023).
Untuk meningkatkan kepekaan masyarakat terhadap kondisi lingkungan di sekitarnya, mereka melakukan kegiatan mengajar di SD Negeri 04 Sepaku. Sebelas mahasiswa yang tergabung dalam tim ini mengenalkan jenis-jenis sampah dan cara pemilahannya, pencemaran, polusi, perubahan iklim, dan konsep eco-living secara sederhana dengan pendekatan yang menarik.
“Materinya disampaikan dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris sehingga para siswa bisa mendapatkan wawasan mengenai lingkungan dan menajamkan kecakapan berbahasa asing. Setelah pemaparan selesai, kami melukis tote bag bersama. Anak-anak bisa membawa pulang hasil kreasi mereka dan digunakan dalam kegiatan sehari-hari,” pungkas Muhammad Khairul Suryonegoro (Perencanaan Wilayah dan Kota, 2021).
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....