ITB Kembangkan Pedaltrax, Kendaraan Hybrid untuk Menunjang Mobilitas di Kampus
- 29 Sep 2026 09:21 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Institut Teknologi Bandung (ITB) mengembangkan kendaraan hybrid bernama Pedaltrax yang menggabungkan tenaga manusia dan listrik sebagai alternatif mobilitas berkelanjutan di lingkungan kampus. Kendaraan ini dikembangkan melalui kolaborasi Desain Produk Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) dengan Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara (FTMD) ITB.
Kendaraan ini diharapkan mampu menunjang aktivitas dan mobilitas di Kampus ITB, khususnya di kampus Jatinangor yang memiliki banyak jalur menanjak. Dosen Kelompok Keahlian Manusia dan Desain Produk Industri ITB, Dr. Bismo Jelantik Joyodiharjo, mengatakan pengembangan Pedaltrax berawal dari kebutuhan mahasiswa terhadap kendaraan yang lebih efisien dan inklusif.
Proses desain dilakukan dengan melibatkan mahasiswa melalui mata kuliah Pengenalan Rekayasa dan Desain (PRD). Sejumlah kebutuhan yang ditemukan antara lain kemudahan membawa barang, kenyamanan pengguna, hingga akses bagi penyandang disabilitas.
“Jadi produk ini untuk mahasiswa, dan oleh mahasiswa,” ujar Bismo, Senin 28 September 2026.
Pedaltrax dirancang menggunakan sistem penggerak hybrid yang memadukan kayuhan manusia dengan bantuan motor listrik. Kendaraan ini menggunakan baterai 72 volt 45 Ah dan motor BLDC 3.000 watt, dengan perkiraan jarak tempuh sekitar 60 hingga 80 kilometer dalam sekali pengisian daya.
Selain itu, kendaraan ini juga dilengkapi panel surya 120 Wp untuk membantu pengisian energi. Tim pengembang turut mengutamakan penggunaan komponen lokal selama memenuhi kebutuhan teknis.
Bismo menjelaskan, bentuk Pedaltrax tidak mengadopsi desain kendaraan yang sudah ada. Tim pengembang memulai rancangan dari awal dengan mempertimbangkan aspek ergonomi, kenyamanan pengendara, visibilitas, hingga distribusi beban kendaraan.
“Bagaimana dia bisa tetap mengayuh, tetapi posisinya ergonomis dan sudut pandangnya ke depan juga tidak terganggu. Kemudian tentu ada hukum-hukum fisika, salah satunya distribusi beban itu harus merata,” katanya.
Pedaltrax mulai dikembangkan sejak Mei 2026 dan memasuki tahap fabrikasi pada Juli 2026. Purwarupa tersebut masih akan terus disempurnakan agar dapat menjadi bagian dari ekosistem mobilitas kampus yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Melalui inovasi tersebut, ITB berharap proses pendidikan, penelitian, desain, dan rekayasa dapat menghasilkan produk yang tidak hanya berhenti sebagai purwarupa, tetapi mampu menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat kampus secara nyata.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....