Bupati KDS: Guru BK Harus Mengenali Karakter Siswa

  • 06 Sep 2026 22:44 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Peranan guru BK, ungkap Bupati Bandung Dadang Supriatna, sebagai penghubung antara orang tua siswa dengan guru atau pihak sekolah. Misalnya, salah satu siswa dengan kondisi orang tuanya di rumah, sehingga berdampak terhadap siswa itu sendiri saat berada di lingkungan sekolah.

"Disaat siswa itu curhat ke guru BK, sehingga guru BK ini menjadi penghubung antara orang tua siswa dengan siswanya itu sendiri. Sehingga dengan harapan bisa kembali terjalin hubungan yang harmonis," ungkapnya, Sabtu 5 September 2026.

Selanjutnya, Bupati KDS berharap, peranan guru BK ini secara rutin untuk mengecek siswa pendiam saat berada di sekolah. Ia pun mendorong menerapkan budaya 5S di sekolah, senyum, salam, sapa, sopan, dan santun.

Untuk itu, Bupati menugaskan kepada Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung, para kepala sekolah dan guru harus datang lebih awal di sekolah melalui gerakan SAPA BEDAS (Salam Sapa Pagi Anak Bedas Cerdas). Artinya, memberikan contoh yang baik kepada para siswanya sebagai anak didiknya. Melalui program SAPA BEDAS ini diharapkan bisa menciptakan iklim pendidikan yang ramah anak dan berkarakter.

Lebih lanjut KDS menekankan bahwa di sekolah tidak ada perbedaan, baik suku, ras maupun agama. Selain itu ada kerja sama dengan pihak luar, baik dengan BNPT (Badan Nasional Penanggulangan Terorisme), Polri, Kementerian Agama dan Kementerian Pendidikan RI.

"Untuk meminimalisir radikalisme, perlu ada pendidikan/penataran empat pilar kebangsaan, karena di situ ada Pancasila, selain UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika. Kita dituntut memiliki jiwa nasionalis," harap KDS.

Orang nomor satu di Kabupaten Bandung ini juga berharap di setiap jam 10.00 WIB pada setiap harinya di setiap sekolah diwajibkan mendengarkan lagu Indonesia Raya. "Minimal mendengarkan lagu Indonesia Raya. Supaya kita ada rasa cinta Tanah Air dan rasa memiliki. Dengan harapan radikalisme tidak terjadi di sekolah," harapnya.

Di penghujung sambutannya, KDS mengucapkan terima kasih kepada para guru BK sudah menjadi tempat curhatan anak-anak di sekolah. "Dan terima kasih tidak membocorkan rahasia anak-anak kita. Saya mohon kepada para guru BK sabar, tawakal, saya yakin ibu dan bapak mendapatkan pahala dari Allah SWT," ungkapnya.

Menurutnya, peranan guru BK untuk menentukan anak-anak yang aman, ramah dan terhindar dari hal-hal yang tidak diharapkan. Itu untuk mewujudkan anak-anak yang tangguh menuju Indonesia Emas 2045 sesuai dengan harapan Presiden Prabowo.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....