Robot Karya Mahasiswa ITB Raih Juara Hackathon Internasional di China

  • 05 Sep 2026 11:44 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Mahasiswa Sekolah Teknik Elektro dan Informatika (STEI) Institut Teknologi Bandung (ITB), Jason Edward Salim, meraih Grand Prize 1st Place Dimensional Track Hackathon pada ajang AdventureX 2026 di Hangzhou, China. Jason mewakili Indonesia dan bergabung dalam sebuah time bersama dua rekannya asal mancanegara yaitu, Joaqin dari Argentina serta Bacchus dari China.

Tim tersebut mengembangkan robot berbasis Unitree Go2 dan DimensionalOS dengan tiga fungsi utama yaitu mendeteksi kelelahan pengguna, memberikan intervensi setelah mendapat persetujuan, serta mendampingi pengguna menuju lokasi istirahat. Mereka menjadi yang terbaik dari sekitar 800 peserta asal beragam negara pada kompetisi yang berlangsung Juli 2026 lalu.

Melalui fitur fatigue detection, robot dapat memantau sekaligus mendeteksi kondisi fisik pengguna secara real time, termasuk ketika pengguna mengalami kelelahan atau burnout.

Setelah kondisi tersebut terdeteksi, robot akan menggunakan mekanisme consent-based intervention dengan terlebih dahulu meminta persetujuan pengguna sebelum memberikan intervensi. Jika pengguna menyetujui, robot dapat memberikan bantuan, salah satunya dengan mengantar pengguna menuju lokasi untuk beristirahat.

Fungsi berikutnya adalah escorting, yaitu mendampingi pengguna yang telah menyetujui intervensi menuju area istirahat atau lokasi lain yang dianggap nyaman.

Jason mengatakan keikutsertaannya didorong keinginan untuk mendapatkan pengalaman berkompetisi dengan peserta internasional sekaligus mempelajari perkembangan teknologi di luar Indonesia.

Menurutnya, rasa penasaran menjadi salah satu modal penting untuk berani mencoba berbagai kompetisi. Ia juga menilai kegagalan merupakan bagian dari proses untuk berkembang.

"Tetap lakukan apapun yang kamu lakukan sekarang dengan konsisten. Cari lingkungan yang asyik dan mau berjuang bareng," ujar Jason berpesan terkait prestasinya itu, Jumat 4 September 2026.

Ia berharap mahasiswa tidak hanya berfokus pada kegiatan akademik, tetapi juga berani mengeksplorasi pengalaman di luar perkuliahan melalui berbagai kegiatan dan kompetisi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....