Alat Bakar Sampah Ramah Lingkungan, Sumbangsih Mahasiswa UMTAS untuk Warga

  • 23 Agt 2026 12:53 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Tasikmalaya - Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Cilamajang A Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya (UMTAS) menyerahkan inovasi alat pembakar sampah ramah lingkungan kepada pihak Kelurahan Cilamajang, Kota Tasikmalaya, Sabtu 22 Agustus 2026. Ini merupakan bagian upaya dalam mewujudkan lingkungan bersih dan sehat.

Inovasi ini, hadir untuk menjawab tantangan pengelolaan sampah di permukiman padat penduduk. Berbeda dengan metode pembakaran konvensional yang kerap memicu polusi, alat ini memanfaatkan limbah oli bekas sebagai bahan bakar yang dipadukan dengan sistem injeksi uap air bertekanan tinggi.

Perwakilan Tim KKN UMTAS Cilamajang A, Ipan Aulia Rahman, mengatakan, tiap kilogram sampah dapat dimusnahkan dalam waktu sekitar 5 menit. Alat ini memiliki kapasitas efisien maksimal 13 kilogram sampah.

"Melalui metode ini, uap air disemprotkan langsung ke titik api untuk memecah molekul hidrokarbon dari oli bekas pada suhu di atas 800 derajat Celsius. Hasilnya, pembakaran berjalan sempurna dan asap hitam pekat berubah menjadi uap transparan yang aman bagi kualitas udara sekitar," kata Ipan Minggu 23 Agustus 2026.

Keunggulan teknologi tersebut lanjut Ipan, dibuktikan langsung di hadapan perangkat kelurahan, tokoh masyarakat, dan warga setempat. Saat oli dibakar tanpa uap air, emisi asap hitam sempat membumbung. Namun ketika kran injeksi uap dibuka, asap pekat langsung hilang dalam hitungan detik.

"Kehadiran kami bukan sekadar formalitas pengabdian akademis. Pihaknya ingin memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” katanya.

Ipan berharap, dengan ini limbah oli dan sampah yang selama ini menjadi persoalan dapat diolah menjadi solusi yang berdaya guna. Tentunya hal ini diukur dari manfaat yang dapat dirasakan masyarakat.

"Kami berharap alat tersebut menjadi awal bagi Kelurahan Cilamajang untuk tumbuh menjadi kawasan yang mandiri dan sehat dalam mengelola sampah,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....