Bupati: Kepala Sekolah Harus Profesional, Digital, dan Berintegritas

  • 15 Agt 2026 11:59 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Bupati Bandung, Dadang Supriatna, KDS mengatakan pendidikan karakter, moral, kedisiplinan, budaya, dan agama merupakan fondasi penting dalam membentuk generasi masa depan. KDS menekankan pentingnya kekompakan antara kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, peserta didik, serta seluruh unsur yang terlibat dalam penyelenggaraan pendidikan

Ia juga mengingatkan agar setiap dokumen dan pertanggungjawaban keuangan dipahami terlebih dahulu sebelum ditandatangani. “Jangan langsung menandatangani kalau belum memahami. Urusan uang itu sangat sensitif. Kepala sekolah harus memahami dan bertanggung jawab terhadap pengelolaan keuangan sekolah,” tegasnya, Jumat 15 Agustus 2026.

Selain penguatan kapasitas kepala sekolah, KDS juga menegaskan komitmennya terhadap peningkatan kualitas pendidikan dasar, termasuk mendukung pelaksanaan wajib belajar 13 tahun. Ia mendorong penguatan pendidikan anak usia dini hingga jenjang pendidikan menengah agar kualitas sumber daya manusia Kabupaten Bandung terus meningkat.

“Makanya penting pendidikan dasar. Penting 13 tahun wajib belajar. Kita sukseskan bersama,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa pemerintah pusat saat ini memiliki program revitalisasi sekolah. Ia berharap kepala sekolah dapat menjalankan amanah tersebut dengan fokus pada peningkatan kualitas sarana dan prasarana serta mutu pembelajaran.

“Jangan dibebankan kepada Kepala Sekolah. Kepala Sekolah fokus saja pada peningkatan mutu anak sekolah,” katanya. Lebih lanjut, KDS meminta kepala sekolah dan guru memberikan keteladanan melalui kedisiplinan sehari-hari.

Ia mendorong agar kepala sekolah dan guru datang lebih awal dibandingkan peserta didik serta menyambut siswa di pintu gerbang. Menurutnya, kebiasaan sederhana tersebut dapat membangun kedisiplinan sekaligus kedekatan emosional antara guru dan siswa.

“Kalau kepala sekolah dan guru datang lebih awal, menyambut anak-anak, kemudian bersalaman, itu akan membangun kedisiplinan dan hubungan emosional dengan peserta didik,” katanya. Ia meyakini, lingkungan pendidikan yang dibangun dengan keteladanan, kedisiplinan, kepedulian, dan komunikasi yang baik dapat mencegah berbagai persoalan di lingkungan sekolah, termasuk perundungan dan kekerasan terhadap peserta didik.

Ia juga mengingatkan kepala sekolah untuk memiliki kepekaan sosial terhadap kondisi guru, siswa, maupun masyarakat di sekitar sekolah. “Jangan sombong. Kepala sekolah harus sehat secara sosial. Kalau ada anak didik yang tidak punya sepatu atau ada kebutuhan lainnya, data itu harus diketahui dan dicarikan solusinya,” ujarnya.

KDS berharap seluruh kepala sekolah di Kabupaten Bandung dapat menjalankan tugas dengan penuh integritas dan menjadikan peningkatan mutu pendidikan sebagai prioritas utama. “Dibuktikan dengan kinerja. Mari kita niatkan bersama untuk mencerdaskan anak bangsa, membentuk generasi yang berkarakter, dan mempersiapkan pemimpin-pemimpin bangsa untuk Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....