Cara Menyimpan Ponsel agar Baterai Tetap Awet saat Lama Tak Dipakai
- 27 Jul 2026 13:02 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Ponsel yang jarang digunakan tetap membutuhkan perhatian agar kondisinya terjaga selama masa penyimpanan berlangsung. Cara menyimpan perangkat dengan benar dapat membantu memperlambat penurunan kualitas baterai dalam jangka panjang.
Dilansir dari Engadget, salah satu langkah penting adalah mematikan ponsel ketika kapasitas baterai berada di kisaran 50%. Pengguna juga disarankan mengisi daya kembali hingga tingkat tersebut setidaknya setiap enam bulan sekali.
Menyimpan ponsel dalam kondisi baterai benar-benar kosong atau terisi penuh sebaiknya dihindari untuk menjaga kesehatannya. Perangkat juga sebaiknya ditempatkan pada lokasi yang sejuk, kering, dan tidak bersuhu terlalu tinggi.
Meski disimpan berbulan-bulan, ponsel tidak selalu mengalami kerusakan permanen apabila diperlakukan dengan cara yang tepat. Kapasitas baterai memang dapat menurun, tetapi perangkat umumnya masih dapat digunakan setelah diisi ulang.
Bahkan, perangkat lama yang tidak dinyalakan selama bertahun-tahun masih berpeluang kembali berfungsi setelah proses pengisian daya. Namun, daya tahan baterainya biasanya tidak lagi sebaik ketika perangkat masih sering digunakan sebelumnya.
Perlu diketahui, baterai ponsel tetap mengalami pengurangan daya secara perlahan meskipun perangkat telah dimatikan sepenuhnya. Proses tersebut terjadi akibat mekanisme self-discharge dan rangkaian internal yang tetap memerlukan sedikit energi.
Karena itu, mematikan ponsel bukan berarti baterai berhenti bekerja atau kehilangan daya sama sekali selama penyimpanan. Dengan penyimpanan yang tepat, pengguna dapat menjaga kondisi perangkat agar tetap siap digunakan ketika diperlukan kembali.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....