Sekolah Swasta Minta Perhatian Pemerintah,agar Tidak Selalu Sepi Murid Baru

  • 27 Jun 2026 10:15 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Tasikmalaya - Pada Penerimaan Murid Baru (PMB) Forum Komunikasi dan Koordinasi Sekolah Menengah Kejuruan (FKKS) di Kota Tasikmalaya, berharap perhatian pemerintah. Sekolah swasta di musim PMB, selalu minim calon siswa.

Hal ini terjadi, karena ada stigma, sekolah swasta lulusannya tidak akan sukses, atau pilihan terakhir. Padahal sekolah swasta, juga banyak menghasilkan siswa- siswa berprestasi.

Ketua FKKS SMK Kota Tasikmalaya Nandang Ali Nurjaman, meminta pemerintah mengeluarkan kebijakan yang juga memperhatikan sekolah swasta. Sehingga pemerintah dapat mengarahkan siswa yang tidak masuk ke sekolah negeri untuk masuk swasta.

“Iya jangan ketika murid banyak malah ada kebijakan tambah rombongan belajar

Akibatnya, sekolah swasta, sepi” katanya, Jumat 26 Juni 2026.

Ia berharap, dengan kontribusi positif terhadap pendidikan dari sekolah swasta, pemerintah lebih memperhatikan sekolah swasta.”kami juga berkontribusi, bahkan banyak lulusan swasta yang sukses,” ujarnya.

Sedangkan dengan beban berat sekolah swasta khususnya SMK berkurang. Semula 50 sekolah, saat ini tinggal 48 sekolah.

“Iya yang dua sudah berhenti,” katanya.

Sementara itu Nandar (41) warga Cipedes Kota Tasikmalaya meminta, agar ini menjadi perhatian pemerintah. Sebab menurutnya sekolah swasta juga memberikan kontribusi positif bagi pendidikan.

“Ya jangan dibiarkan seperti ini. Tiap tahun mereka kekurangan murid. Jika muridnya kurang, guru juga terdampak,” ujarnya.

Sehingga kata dia, perlu dukungan pemerintah, agar sekolah swasta tetap ada dan mendapat porsi murid yang sesuai. Sehingga keberadaannya tetap eksis.

“Kalau dibiarkan, ya nantinya tidak akan ada lagi sekolah swasta,” katanya.

Sebelumnya FKKS juga menggelar doa bersama untuk keberlangsungan sekolah swasta. FKKS, melalui doa yang dipanjatkan, pemerintah akan lebih peduli.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....