Pencegahan Korupsi, Kemendikdasmen : Harus Dimulai sejak Dini
- 08 Mei 2026 13:22 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Garut - Disela Workshop
Internalisasi Pencegahan Korupsi dan Penanganan Kekerasan Dalam Menciptakan Sekolah Aman dan Nyaman di Kabupaten Garut, Kepala Bagian Umum Inspektorat Jenderal Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendidasmen) RI, Tri Sukmono mengatakan, pencegahan korupsi tersebut harus ditanamkan sejak dini, sejak anak-anak, sehingga hal itu bisa tertanam kuat hingga beranjak dewasa." Seperti peribahasa mengukir di atas batu lebih kuat daripada mengukir di atas air,"katanya, di Garut, Jumat,8 Mei 2026.
Ia mengatakan, pencegahan korupsi ini bisa dimulai dari kebiasaan-kebiasaan kejujuran yang bisa ditanamkan disekolah-sekolah." Anak anak disekolah oleh gurunya harus dibiasakan atau ditanamkan nilai-nilai kejujuran.Misalnya saat anak tidak mengerjakan pekerjaan rumah dia ga perlu takut sama gurunya "katanya.
Ia menyampaikan harapannya kepada peserta workshop agar bisa menciptakan atau membentuk budaya lingkubgan sekolah yang baik dengan ditanamkan kepada siswanya sifat-sifat kejujuran." Ya kami berharap kepada guru dan pengawas sebagai peserta workshop ini agar bisa menerapkan program -program pendidikan yang baik terutama menanamkan kejujuran kepada siswanya sebagai salah satu pencegahan korupsi,"tuturnya.
Sementara itu, Plt Studies Inspektorat Jenderal Kemendikdasmen RI, Fedian Amran mengatakan, pihaknya memiliki target untuk melakukan pencegahan korupsi dimulai dari satuan pendidikan." Kita juga mengajarkan teman-teman,anak-anak didik kita untuk mulai sejak dini melakukan pencegahan korupsi,"katanya.
Ia menyampaikan, pihaknya juga turut mensosialisasikan Permendiksasmen Nomor 6 Tahun 2006 tentang sekolah yang aman dan nyaman. Karena saat ini begitu masif banyak persoalan yang viral terkait kekerasan terhadap anak disekolah juga khususnya kekerasan terhadap guru." Melalui regulasi yang ada dan sosialisasikan melalui workshop ini, kami ingin menciptakan sekolah yang aman dan nyaman, dan diharapkan semua peserta guru bisa menularkan ilmu atau pengetahuan dari sosialisasi ini di sekolahnya masing-masing hingga tercipta lingkungan sekolah yang kondusif tanpa.maslah yang fatal,"ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....