Kemendikdasmen : Guru SD Wajib Kuasai Bahasa Inggris
- 06 Mei 2026 20:58 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Garut - Disela Workshop Penguatan Ekosistem Kepemimpinan Sekolah Melalui Pendekatan Pembelajaran Mendalam di Sabda Alam Garut, Direktur Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah dan Tenaga Pendidikan, Dirjen Guru Tenaga Pendidikan Dasar dan Menengah kemendiksasmen RI, Iwan Juniti mengatakan, workshop tersebut merupakan destinasi program kementerian yang lebih menekankan kepada pembelajaran mendalam." Banyak program program kementrian yang belum diketahui dan direalisasikan, seperti program revitalisasi sekolah,"katanya, di Garut, Rabu, 6 Mei 2026.
Selain itu menurutnya, ada beberapa program yang saat ini sedang dilaksanakan, diantaranya terkait program pelatihan penguasaan bahasa inggris bagi guru Sekolah Dasar (SD)," Saat ini guru SD diwajibkan untuk menguasai bahasa inggris, yang secara otomatis bisa diaplikasikan kepada anak didiknya,"ujarnya.
Ia mengatakan, disamping itu, dalam workshop juga ada pelajaran mendalam terkait pelatihan untuk guru, pengawas, hingga kepala sekolahnya." Kami akui.
bahwa kemampuan literasi dan kemampuan akses komunikasinya masih rendah, maka diperlukan pelatihan mendalam termasuk penguasaan bahasa inggris untuk guru SD,"tuturnya.
Sementara itu, Anggota Komisi X DPR RI, Ferdiansyah mengatakan, dalam Workshop Penguatan Ekosistem Kepemimpinan Sekolah Melalui Pendekatan Pembelajaran Mendalam ini lebih kepada memberikan pemahaman kepada kepala sekolah dan pengawas, serta mengevaluasi tugas dan fungsi dari tugas kepala sekolah." Kami lebih kepada mendengar keluhan atau aspirasi yang disampaikan oleh kepala sekolah dan pengawas tentang rentang kendali terkait usulan satu sekolah satu pengawas,"katanya.
Ia mengatakan, selain itu juga pihaknya memberikan pemahaman materi tentang penilaian atau bobot program yang akan diimplementasikan seperti solusi mengenai persampahan,"Kabupaten garut kan saat ini masuk dalam darurat sampah, khususnya dilingkungan sekolah, sehingga diperlukan solusi dari mulai sekolah itu sendiri,"katanya.
Ia juga menyikapi terkait banyaknya kasus krusial di Kabupaten Garut salah satunya terkait tingginya kasus perceraian." Banyaknya persoalan krusial di kabupaten garut saat ini termasuk kasus tingginya angka perceraian juga menjadi pertimbangan bahan materi dalam workshop pelajaran mendalam yang melibatkan guru, kepala sekolah hingga pengawas,"katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....