PGM Jabar Menilai Rencana Penutupan Sejumlah Prodi, Tergesa - gesa

  • 30 Apr 2026 17:18 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Tasikmalaya- Persatuan Guru Madrasah (PGM) Jawa Barat menilai rencana Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi untuk menutup sejumlah program studi (prodi) dinilai tidak relevan dengan kebutuhan masa depan. Sehingga diharapkan, kebijakan tersebut tidak dijalankan.

Ketua PW Persatuan Guru Madrasah (PGM) Indonesia Provinsi Jawa Barat, Asep Rizal Asy’ari, menilai, pendekatan penutupan. berpotensi menimbulkan masalah baru di sektor pendidikan.“Ini menyangkut masa depan kualitas pendidikan nasional,” katanya di Tasikmalaya, Kamis 30 April 2026.

Prodi kependidikan kata dia, strategis dalam mencetak tenaga pendidik. Ia mendorong pemerintah menyusun pemetaan kebutuhan pendidikan dan tenaga kerja secara menyeluruh.

“bukan menutup, tapi membenahi. Jangan hanya ikut tren industri sesaat,” ujarnya.

Kebijakan harus tetap berpijak pada pembangunan manusia secara utuh. Sebab, pendidikan memiliki dimensi jangka panjang.

Rizal juga mengatakan, tanpa sinergi kuat. kebijakan pendidikan berisiko kehilangan arah. Akhirnya, generasi yang akan datang yang menanggung akibatnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....