Dengan Pendekatan, Paparan Gadget pada Anak dapat Diarahkan

  • 22 Apr 2026 14:10 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Paparan gadget pada anak kini menjadi perhatian serius karena dinilai memengaruhi perkembangan mental dan emosional mereka sejak usia dini. Penggunaan yang tidak terkontrol berpotensi menimbulkan berbagai dampak seperti sulit fokus, gangguan tidur, hingga berkurangnya kemampuan bersosialisasi.

Fenomena ini semakin meningkat seiring kemudahan akses teknologi yang membuat anak lebih sering berinteraksi dengan layar dibandingkan lingkungan sekitarnya. Orang tua pun dihadapkan pada tantangan untuk mengatur penggunaan gadget secara bijak.

Isan Terapis dari My Superkidz Developmental and Learning Center menyampaikan bahwa peran orang tua sangat penting dalam membentuk pola penggunaan gadget yang lebih sehat. “Pendampingan dan komunikasi yang baik dapat membantu anak memahami kapan waktu yang tepat menggunakan gadget dan kapan harus berhenti,” ujarnya kepada RRI, Rabu 22 April 2026.

Lebih lanjut, ia juga menekankan pentingnya memberikan contoh yang baik dalam penggunaan gadget di lingkungan keluarga. Anak cenderung meniru kebiasaan orang tua, sehingga kontrol diri dari orang dewasa menjadi faktor utama.



Salah satu dampak yang paling terlihat adalah perubahan perilaku anak yang cenderung mudah marah dan kurang sabar. Hal ini terjadi karena anak terbiasa dengan stimulasi instan yang diberikan oleh konten digital.

Selain itu, penggunaan gadget berlebihan juga dapat memengaruhi kemampuan anak dalam mengelola emosi. Anak menjadi kurang terbiasa menghadapi situasi nyata yang membutuhkan interaksi langsung dan pemecahan masalah.

Untuk mengatasi hal tersebut, orang tua disarankan membuat batasan waktu penggunaan gadget yang jelas dan konsisten. Kegiatan alternatif seperti bermain di luar, membaca, atau berinteraksi dengan keluarga perlu ditingkatkan.

Dengan pengawasan dan pendekatan yang tepat, penggunaan gadget dapat diarahkan menjadi sarana edukasi yang bermanfaat bagi anak. Keseimbangan antara teknologi dan aktivitas nyata menjadi kunci dalam menjaga kesehatan mental anak di era digital.
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....