Roblox, Permainan Populer Anak Menyenangkan Namun Perlu Diawasi

  • 27 Nov 2025 10:42 WIB
  •  Bandung

KBRN, Bandung: Dalam beberapa tahun terakhir, Roblox menjelma menjadi salah satu permainan favorit anak-anak. Dari ruang keluarga hingga warnet, mudah ditemukan anak yang sibuk membangun dunia digitalnya sendiri, memainkan simulator, atau mengganti avatar dengan gaya terbaru.

Namun, di balik popularitasnya, muncul kekhawatiran dari para orang tua: “Sebenarnya, aman tidak sih Roblox untuk anak?”

Pertanyaan ini wajar, sebab Roblox bukan hanya sekadar permainan. Ia adalah sebuah platform besar yang memungkinkan pengguna termasuk anak untuk membuat game sendiri, berinteraksi dengan pemain lain, hingga melakukan transaksi digital.

Keseruannya memang tidak diragukan. Tetapi soal keamanan? Tidak sesederhana itu.

Dikutip dari Suara Muhammadiyah, berikut beberapa aspek penting yang perlu diperhatikan:

1. Interaksi dengan Pemain Lain

Roblox memungkinkan anak terhubung dengan jutaan pemain dari berbagai negara. Interaksi ini bisa memberi dampak positif: anak belajar bekerja sama, berkomunikasi, dan bersosialisasi dalam dunia digital.

Namun, ruang komunikasi terbuka tersebut juga menghadirkan risiko. Tidak ada jaminan bahwa semua pemain adalah anak-anak. Beberapa orang dewasa bisa saja menyamar dan mencoba melakukan pendekatan yang tidak sehat. Fitur chat menjadi salah satu titik rawan, meskipun Roblox sudah menerapkan sistem penyaringan kata.

Kata-kata tidak pantas, ajakan mencurigakan, hingga penipuan dalam game masih bisa saja lolos dari filter.

2. Konten Game Buatan Pengguna

Roblox layaknya pusat hiburan raksasa yang isinya ribuan game. Tidak semuanya ramah anak. Selain game edukatif dan permainan ringan, ada pula game bertema kekerasan, jumpscare, atau konten yang sebenarnya kurang sesuai untuk anak.

Roblox berupaya menjaga kualitas konten, tetapi dengan banyaknya game baru yang dibuat setiap bulan, pengawasan menyeluruh jelas menjadi tantangan.

3. Risiko Transaksi Digital

Robux, mata uang virtual Roblox, menjadi daya tarik tersendiri. Anak kerap ingin membeli skin, aksesoris, atau fitur tambahan dalam game. Tanpa pengawasan, pembelian bisa berlangsung tanpa kontrol dan menyebabkan tagihan melonjak.

Terlebih, sejumlah game dirancang agar pemain terdorong terus melakukan pembelian kosmetik digital.

Roblox Tidak Selalu Berbahaya, Ada Banyak Sisi Positifnya

Walaupun memiliki risiko, Roblox juga membawa manfaat. Platform ini bisa menjadi ruang kreatif yang luar biasa bagi anak. Melalui Roblox Studio, anak dapat belajar desain, logika, dan dasar-dasar pemrograman. Banyak anak bahkan mulai menunjukkan bakat kreatif mereka dari sini.

Selain itu, terdapat banyak game edukatif yang mendukung pembelajaran matematika, bahasa, hingga simulasi sains sederhana.

Keamanan Roblox sangat bergantung pada dua hal: pengawasan orang tua dan kedewasaan anak dalam memainkannya. Dengan pendampingan yang tepat, Roblox dapat menjadi sarana bermain sekaligus belajar.

Tips Agar Anak Lebih Aman Bermain Roblox

1.Aktifkan Parental Controls

2.Batasi fitur chat hanya untuk teman yang dikenali

3.Periksa rating dan jenis game sebelum dimainkan

4.Ingatkan anak agar tidak membagikan data pribadi

5.Atur batas pembelian Robux

Roblox bukanlah permainan yang sepenuhnya aman, tetapi juga bukan ancaman yang harus dijauhi. Platform ini berada di wilayah tengah: dapat membawa banyak manfaat, namun tetap memiliki risiko.

Anak tetap bisa bermain dan bereksplorasi, sementara orang tua bisa tetap tenang, asalkan pendampingan dilakukan secara aktif. Pada akhirnya, keamanan digital bukan hanya soal aplikasi, tetapi soal kesadaran bersama untuk membangun lingkungan bermain yang sehat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....