Arfadia Pelopor AI Search Optimization Dunia Digital Marketing

  • 06 Agt 2025 12:49 WIB
  •  Bandung

KBRN, Bandung: Dunia digital marketing mulai mengalami evolusi menatap perkembangan teknologi. Makanya, kini bukan zamannya lagi hanya mengandalkan SEO konvensional untuk bersaing di hasil pencarian Google.

Konsumen sudah menyebar ke banyak platform media sosial yang lebih cepat. Seperti TikTok, YouTube, marketplace, hingga ke platform AI (Artificial Intelligence) seperti ChatGPT dan Gemini.

Untuk itu, dibutuhkan pendekatan baru yang lebih cerdas dan juga adaptif. Di sinilah Arfadia muncul sebagai agensi pelopor AI Search Optimization yang mengubah arah dunia digital marketing.

Arfadia yang merupakan perusahaan digital marketing dan SEO terbaik hadir lewat solusi melalui dua pendekatan mutakhir. Yakni Search Everywhere Optimization (SEOv2) dan Generative Engine Optimization (GEO).

Nantinya brand tampil bukan hanya di satu mesin pencari, tapi di semua tempat audiens mencari informasi. Dengan teknologi berbasis AI ini, Arfadia memimpin transformasi digital marketing ke level yang lebih dinamis.

SEOv2 merupakan pendekatan optimalisasi lintas platform yang membuat brand lebih mudah ditemukan di berbagai tempat seperti TikTok search, Google Maps, e-commerce search, media online, bahkan mesin pencari alternatif.

Lalu, strategi Generative Engine Optimization (GEO) milik Arfadia memfokuskan pada optimasi agar brand muncul sebagai jawaban utama dari AI generatif seperti ChatGPT, Claude, Gemini, dan lainnya.

Keunggulan ini sudah dibuktikan lewat proyek-proyek besar bersama klien nasional maupun internasional. Hasilnya? Visibilitas digital meningkat signifikan, trafik organik tumbuh pesat, dan interaksi dengan audiens lebih relevan.

Perusahaan ini juga memiliki sertifikasi ISO 9001, ISO 14001, dan OHSAS 18001 yang menjamin standar layanan. Kombinasi antara inovasi dan profesionalisme ini yang membuat lebih dari 250 klien bermitra dengan Arfadia.

Dengan pengalaman mengelola lebih dari 480 proyek skala lokal dan global, Arfadia memiliki daya jangkau dan kapabilitas yang terbukti. Selain itu tim profesionalnya tersebar di Jakarta, Bandung, dan Bali, serta infrastruktur teknologi yang mumpuni.

Jadi, jika sedang mencari cara baru untuk menaklukkan dunia digital yang semakin kompleks, AI Search Optimization ala Arfadia jawabannya. Dengan pendekatan menyeluruh, berbasis teknologi canggih, dan terbukti berhasil.

CEO Arfadia Tessar Napitupulu memandang perusahaan saat ini butuh strategi optimasi yang mencakup seluruh landscape digital tempat customer menemukan dan berinteraksi dengan brand.

"Search Everywhere Optimization kami memastikan perusahaan bisa ditemukan di setiap touchpoint, mulai dari search engine tradisional sampai platform AI canggih seperti DeepSeek," ungkap Tessar kepada wartawan Rabu (6/8/2025).

Tessar menyampaikan pergeseran yang dialami sekarang ini merupakan perubahan paling transformasional dalam perilaku pencarian konsumen sejak Google pertama kali membuat informasi bisa ditemukan.

"Prediksi industri menunjukkan perubahan perilaku konsumen yang fundamental dalam cara mereka berinteraksi dengan brand, dengan conversational AI market akan mencapai $41,39 miliar," tuturnya.

"Sementara platform seperti TikTok, ChatGPT, dan voice assistant menjadi starting point consumer journey yang baru,” kata Ahli Digital Marketing dengan pengalaman lebih dari dua dekade itu melanjutkan.

SEO tradisional, diutarakan Tessar, fokus pada ranking teratas di halaman pertama Google. Tapi konsumen masa kini memulai journey discovery di TikTok, mencari saran dari ChatGPT, dan menyelesaikan pembelian melalui sistem voice-activated.

"Perusahaan yang mengabaikan realitas multi-channel ini akan menghilang dari target audience mereka," ucap Pebisnis muda yang berhasil memimpin evolusi Arfadia dari layanan digital tradisional jadi provider solusi marketing berbasis AI itu.

"Klien yang mengimplementasikan pendekatan optimasi canggih kami telah mencapai visibilitas 400% lebih baik di platform AI dibandingkan kompetitor yang masih mempertahankan praktik SEO standar," ungkap Tessar menegaskan.

Rekomendasi Berita