Luncurkan Agriradar, Telkom University Dukung Inovasi Sektor Pertanian

  • 12 Des 2024 23:36 WIB
  •  Bandung


KBRN, Bandung: Telkom University kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung inovasi di sektor teknologi pertanian dengan meluncurkan Agriradar, sebuah perangkat canggih yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas khususnya dalam pengelolaan komoditas teh. Teknologi itu diyakini dapat memberikan dampak signifikan bagi petani teh di tengah tantangan biaya produksi yang tinggi dan persaingan pasar global.

Agriradar merupakan alat berbasis teknologi canggih yang mampu memetakan unsur hara dan kandungan nutrisi di tanah secara presisi.

M. Akmal Agustira, selaku Kepala Pusat Penelitian Teh dan Kina, Kamis (12/12/2024), menjelaskan bahwa pemberian pupuk yang berlebihan dapat membebani tanah dan merusak lingkungan.

Agriradar juga diharapkan dapat membantu mengatasi tantangan harga pasar teh yang rendah dan tingginya biaya produksi. Dengan efisiensi yang dihasilkan, petani dapat memangkas biaya mulai dari proses pemupukan hingga penjualan pucuk teh.

“Teknologi ini menjadi solusi atas persaingan ketat dengan produk teh impor yang masuk ke pasar lokal,” lanjut Akmal.

Restu Wulan Sari, Peneliti Tanah dan Nutrisi Tanaman dari Pusat Penelitian Teh dan Kina, menekankan bahwa metode manual dalam mengambil sampel tanah selama ini memakan waktu yang cukup lama.

Agriradar hadir sebagai solusi yang mampu memberikan hasil pendataan secara cepat dan akurat, meliputi kandungan air, unsur hara, hingga kebutuhan nutrisi lainnya.

Sementara itu, CEO Agriradar, Aldi Rivaldi Dwi Nanda, mengungkapkan bahwa teknologi ini telah diuji coba di sejumlah perkebunan teh di Pangalengan dan beberapa daerah di Indonesia.

“Kami ingin terus mendukung keberlanjutan para petani, khususnya dalam sektor teh, agar mereka dapat bersaing di pasar global,” tandasnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....