Tim ITB Menginisiasi Pengolahan Sampah Organik Secara Mandiri

  • 29 Nov 2024 15:41 WIB
  •  Bandung

KBRN, Bandung Barat: TPA Sarimukti adalah tempat penampungan akhir sampah yang berlokasi di kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB). TPA ini menampung sampah dari Bandung Raya yang meliputi Kota Bandung, Kab. Bandung, Kota Cimahi dan KBB.

Agustus 2023 lalu, TPA ini mengalami kebakaran dan imbas hingga hari ini adalah berkurangnya kapasitas penampungan sampah akhir secara drastis. Dikutip dari laman resmi pemerintah KBB awal November ini, Pemkab Bandung Barat akan mengoptimalisasikan peran kepada desa (Kades) di wilayahnya untuk mensosialisasikan gerakan pilah sampah antara sampah organik dengan non-organik.

"Hal ini dilakukan karena terjadi pengurangan kuota KBB ke TPA yang tadinya 40 ritase menjadi 17 ritase. Sampah organik hasil pemilahan sampah ini dapat diolah menjadi pupuk yang menghasilkan nilai ekonomi," ungkap Dr. Indria Herman selaku Dosen Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara, FTMD kepada RRI melalui pesan singkatnya, Jumat (29/11/2024).

Sampah organik masyrakat dihasilkan dari dapur. Satu rumah dengan 4 anggota keluarga akan menghasilkan sampah sekitar 400 gram setiap harinya. Beberapa cara populer dalam mengolah sampah organik, yaitu dengan mengubur sampah, mengolah jadi pupuk, atau pengolahan menggunakan bantuan binatang pengurai seperti cacing atau maggot Black Soldier Fly (BSF).

"Seekor maggot dapat mengurai sampah organik hingga 50 kali bobot tubuhnya dalam satu hari. Pengolahan sampah menggunakan BSF ini tidak menghasilkan bau yang menyengat dan maggot dewasa dapat digunakan untuk alternatif pakan hewan ternak karena memiliki kandungan protein yang tinggi," pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....