Paus Leo XIV : Harapan Baru Bagi Gereja Katolik Dunia

  • 15 Mei 2025 13:22 WIB
  •  Bandung

KBRN, Bandung: Pada 8 Mei 2025, sejarah baru tercipta di Vatikan saat Kardinal Robert Francis Prevost terpilih sebagai Paus ke-267, menggantikan Paus Fransiskus yang wafat pada April 2025. Mengambil nama Paus Leo XIV, beliau menjadi Paus pertama yang lahir di Amerika Serikat dan anggota pertama dari Ordo Santo Agustinus yang menduduki Tahta Suci.

Lahir pada 14 September 1955 di Chicago, Illinois, Robert Francis Prevost tumbuh dalam keluarga Katolik yang taat. Beliau mengejar pendidikan tinggi di Villanova University, meraih gelar Bachelor of Science dalam bidang matematika, dan melanjutkan studi teologi di Catholic Theological Union di Chicago. Beliau juga memperoleh gelar doktor dalam hukum kanonik dari Universitas Kepausan Santo Thomas Aquinas di Roma.

Setelah ditahbiskan sebagai imam pada tahun 1982, Prevost mengabdikan dirinya dalam pelayanan misi di Peru selama lebih dari satu dekade. Beliau menjabat sebagai Uskup Chiclayo dari 2015 hingga 2023, menunjukkan komitmen terhadap keadilan sosial dan pelayanan pastoral. Pada tahun 2023, Paus Fransiskus mengangkatnya sebagai Prefek Dikasteri untuk Para Uskup dan Presiden Komisi Kepausan untuk Amerika Latin.

Pemilihan Paus Leo XIV terjadi dengan cepat, hanya dalam empat putaran suara selama dua hari konklaf. Pengumuman "Habemus Papam" disampaikan oleh Kardinal Protodiakon Dominique Mamberti dari balkon Basilika Santo Petrus, disambut dengan sukacita oleh ribuan umat yang berkumpul di Lapangan Santo Petrus.

Dalam pidato perdananya, Paus Leo XIV menekankan pentingnya perdamaian, persatuan, dan kasih tanpa syarat. Beliau berkomitmen untuk melanjutkan reformasi Gereja yang dimulai oleh pendahulunya, serta memperkuat dialog antaragama dan keterlibatan Gereja dalam isu-isu sosial seperti perubahan iklim dan migrasi.

Paus Leo XIV dikenal dengan pendekatan yang membumidan modern. Beliau terlihat mengenakan smart watch selama misa resmi pertamanya, mencerminkan keterbukaannya terhadap teknologi. Selain itu, beliau menikmati permainan kata seperti Wordle dan menonton film, menunjukkan sisi humanis dan kedekatannya dengan umat.

Terpilihnya Paus Leo XIV membawa harapan baru bagi umat Katolik di seluruh dunia. Beliau diharapkan dapat menjadi jembatan antara tradisi dan modernitas, serta memimpin Gereja dalam menghadapi tantangan zaman, termasuk krisis spiritual dan sosial yang melanda dunia saat ini.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....