Sensus Ekonomi, Pemkab : Butuh Ketersediaan Data Lengkap

  • 26 Apr 2026 15:19 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Garut – Disela Sosialisasi Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) di Pendopo Kabupaten Garut. Bupati Garut Abdusy Sakur Amin mengatakan, apresiasi atas perhatian khusus yang diberikan BPS RI dan Komisi X DPR RI terhadap Kabupaten Garut. Ia menekankan bahwa ketersediaan data yang lengkap dan terkini (update) merupakan kebutuhan mendesak bagi daerah dalam mengurai persoalan ekonomi.

Ia menyampaikan, salah satu tantangan di Garut itu salah satunya dalam sektor ekonomi. Maka dari itu diperlukan kelengkapan data yang akurat. "Sejujurnya, ini yang menjadi harapan bagi Kabupaten Garut sejak dulu. Kami melihat bahwa salah satu tantangan di Garut itu salah satunya dalam sektor ekonomi, sehingga kami memerlukan data yang lengkap, komprehensif dan sesuai dengan kondisi lapangan saat ini," ujarnya, di Garut, Minggu, 26 April 2026.

Ia mengatakan, hasil Sensus Ekonomi ini akan memungkinkan pemerintah membuat kebijakan yang lebih efektif dan efisien. Kami juga berharap kegiatan ini menjadi sarana literasi statistik bagi masyarakat agar memahami bahwa data bukan sekadar angka, melainkan dasar penentuan program pembangunan yang akurat,"ujarnya.

Selain itu, Kepala BPS RI, Amalia Adininggar Widyasanti, menjelaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 merupakan milik seluruh masyarakat Indonesia, bukan hanya milik pemerintah. Kehadiran BPS RI di Garut bertujuan untuk membangun kolaborasi masif agar pendataan berjalan sukses.

Ia berharap, seluruh masyarakat tidak terkecuali para pelaku usaha bisa berpartisipasi aktif dan menyukseskan sensus ekonomi 2026. "Kami mengundang seluruh masyarakat Kabupaten Garut untuk berpartisipasi aktif dan menyukseskan sensus ekonomi 2026. Manfaat dari SE2026 ini adalah tersusunnya kebijakan ekonomi yang lebih tepat sasaran guna mendorong percepatan ekonomi di Kabupaten Garut itu sendiri," katanya.

Ia mengatakan, sebagai simbol komitmen, pihaknya juga melakukan pengisian kuesioner online secara bersama-sama oleh para pelaku usaha, yang menunjukkan kesiapan sektor swasta dalam mendukung keterbukaan data." Untuk kesiapan keterbukaan data, kami juga melakukan pengisian kuesioner online secara bersama-sama oleh para pelaku usaha," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....