Program DED, Bupati : Data Kesehatan Terintegrasi

  • 17 Apr 2026 08:56 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Garut –Sebagai upaya transformasi digital dalam pelayanan kesehatan primer. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut secara resmi meluncurkan program Digitally Enabled District (DED) tahap kedua. Kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Pemkab Garut dengan Summit Institute for Development (SID) yang bertujuan untuk mengintegrasikan sistem data kesehatan demi meningkatkan derajat hidup masyarakat.

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menekankan, inovasi digital adalah kunci bagi wilayah seluas dan sepadat Kabupaten Garut. Menurutnya, peningkatan indikator kesehatan seperti Angka Harapan Hidup serta penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) tidak bisa lagi hanya mengandalkan cara-cara konvensional.

"Oleh sebab itu saya sangat mengapresiasi dan sangat gembira karena hari ini kita akan melaunching Digitally Enabled District yang diinisiasi oleh SID bersama dengan Pemerintah Kabupaten Garut untuk bersama-sama meningkatkan kualitas pelayanan yang terintegrasi, sistematis, kemudian juga komprehensif," ucapnya, di Garut, Jumat, 17 April 2026.

Ia secara khusus menyoroti pentingnya pemantauan kesehatan sejak dini melalui Antenatal Care (ANC). Ia meminta para tenaga kesehatan (nakes) di Puskesmas hingga Rumah Sakit untuk serius membangun budaya digital dengan mengisi data secara akurat dan tepat waktu.

"Jadi dalam kesempatan ini saya mengajak pihak-pihak terkait terutama para nakes puskesmas lah, rumah sakit lah, kita untuk bersama-sama meningkatkan budaya digital. Jadi kita itu harus memasukkan data dengan segera, akurat, benar dan serius," lanjutnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....