Sumedang Perketat Pengawasan Harga Bapokting jelang Idulfitri

  • 19 Mar 2026 20:04 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Sumedang — Pemerintah Kabupaten Sumedang terus memperketat pemantauan terhadap ketersediaan dan harga bahan pokok penting (bapokting) di sejumlah pasar tradisional serta pusat distribusi. Upaya ini dilakukan guna menjaga stabilitas harga di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang Idulfitri.

Pemantauan tersebut melibatkan berbagai perangkat daerah, di antaranya Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Ketahanan Pangan, serta instansi terkait lainnya. Petugas diterjunkan langsung ke lapangan untuk mengawasi perkembangan harga sejumlah komoditas utama seperti beras, minyak goreng, gula, telur, daging, cabai, dan bawang.

Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga agar masyarakat tetap mampu memenuhi kebutuhan pokok, khususnya menjelang hari besar keagamaan.

“Pemerintah daerah melalui dinas terkait terus melakukan monitoring terhadap harga dan ketersediaan bapokting di pasar. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi lonjakan harga yang terlalu signifikan sehingga masyarakat tetap bisa memenuhi kebutuhan pokoknya dengan harga yang wajar,” ujarnya saat memimpin rapat koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) menjelang Idulfitri 1447 H, Rabu 18 Maret 2026.

Selain pemantauan, pemerintah daerah juga aktif berkoordinasi dengan distributor, pedagang, serta pihak terkait lainnya guna memastikan kelancaran pasokan bahan pokok ke pasar-pasar di wilayah Sumedang.

Dony menambahkan, pemerintah tidak akan ragu mengambil langkah intervensi apabila ditemukan kenaikan harga yang tidak wajar atau indikasi penimbunan barang. “Jika ada lonjakan harga yang tidak wajar, tentu akan kita lakukan langkah-langkah intervensi agar harga bisa kembali stabil dan pasokan tetap terjaga,” katanya.

Di sisi lain, Pemkab Sumedang juga mengoptimalkan transparansi informasi kepada masyarakat terkait perkembangan harga dan ketersediaan bahan pokok. Informasi tersebut dapat diakses melalui aplikasi Sindang serta layanan informasi bapokting yang dikelola pemerintah daerah.

“Melalui sistem ini masyarakat dapat mengetahui perkembangan harga berbagai komoditas secara berkala sehingga diharapkan dapat membantu masyarakat dalam memantau kondisi pasar sekaligus meningkatkan transparansi informasi,” tambahnya.

Dengan pemantauan yang dilakukan secara rutin, pemerintah berharap harga bahan pokok di Kabupaten Sumedang tetap terkendali sehingga masyarakat dapat menjalani aktivitas, terutama dalam menyambut Idulfitri, dengan lebih tenang dan nyaman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....