Pemkab Sumedang Salurkan Insentif Rp9 Miliar untuk 4.500 Guru Ngaji
- 10 Mar 2026 21:24 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Sumedang - Pemerintah Kabupaten Sumedang menyalurkan insentif bagi ribuan tenaga pendidik diniyah atau guru ngaji yang mengajar di TPA, TPQ, dan DTA. Penyerahan insentif dilakukan secara simbolis oleh Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir didampingi Wakil Bupati M. Fajar Aldila dalam rangkaian Peringatan Nuzulul Quran 1447 Hijriah dan Silaturahmi Alim Ulama 2026 di Aula Tampomas PPS, Selasa 10 Maret 2026.
Total insentif yang disalurkan mencapai Rp9 miliar dan diberikan kepada sekitar 4.500 guru ngaji yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Sumedang. Setiap penerima memperoleh insentif sebesar Rp2 juta untuk satu tahun yang disalurkan langsung melalui rekening masing-masing.
Bupati Dony Ahmad Munir mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk apresiasi pemerintah daerah atas peran penting para guru ngaji dalam mendidik generasi muda, khususnya dalam pembinaan akhlak dan moral.
“Walaupun nilainya tidak sebanding dengan besarnya pengabdian para guru ngaji, namun inilah bentuk perhatian dan rasa hormat kami kepada para pendidik yang telah mendedikasikan waktunya untuk membina akhlak masyarakat,” ujar Dony.
Ia menegaskan, pemerintah daerah berkomitmen untuk terus meningkatkan perhatian terhadap para guru ngaji. Meski saat ini pemerintah daerah menghadapi efisiensi anggaran dan adanya pengurangan transfer dari pemerintah pusat sekitar Rp4 miliar, dukungan terhadap pendidikan keagamaan tetap menjadi prioritas.
“Di tengah kondisi efisiensi anggaran dan adanya pengurangan transfer dari pemerintah pusat, komitmen kami terhadap para guru ngaji tidak boleh berkurang. Mudah-mudahan ke depan perhatian dan dukungan yang kami berikan bisa terus meningkat,” katanya.
Dalam kesempatan yang sama, Pemerintah Kabupaten Sumedang juga memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada 606 marbot masjid di wilayah tersebut.
Bupati menyampaikan apresiasi kepada para marbot yang selama ini berperan menjaga kebersihan dan kenyamanan rumah ibadah.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada para marbot masjid yang dengan penuh keikhlasan menjaga kebersihan rumah ibadah, menghidupkan suasana masjid dengan lantunan puji-pujian, serta selalu datang paling awal untuk melayani jamaah,” tuturnya.