MGMP KKG IGTKI Bersinergi Bangun Pendidikan
- 26 Feb 2026 20:03 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Sumedang - Dony Ahmad Munir membuka kegiatan Sinergi Lintas Jenjang Peran MGMP, KKG, dan IGTKI dalam Transformasi Pendidikan Sumedang di Aula Tampomas Setda Sumedang. Forum tersebut dinilai strategis dalam merumuskan arah kebijakan pendidikan di Kabupaten Sumedang ke depan.
Dalam sambutannya, Dony menegaskan bahwa pendidikan merupakan fondasi utama pembangunan daerah. Menurutnya, proses pendidikan tidak hanya berlangsung di ruang kelas atau sekadar menjalankan kurikulum, tetapi menjadi investasi jangka panjang dalam membentuk karakter dan peradaban.
“Pendidikan adalah investasi jangka panjang. Para pendidik dari PAUD hingga SMA menanamkan karakter, kedisiplinan, dan nilai-nilai. Hasilnya mungkin baru terasa 10 sampai 20 tahun mendatang. Itulah makna transformasi,” ujarnya, Rabu 25 Februari 2026.
Ia menekankan, perubahan sistem pendidikan harus dibarengi transformasi para guru sebagai aktor utama. Guru dituntut memiliki pola pikir bertumbuh (growth mindset), adaptif terhadap perubahan, serta terus berinovasi dalam metode pembelajaran.
“Perubahan memang tidak mudah, tetapi guru harus siap bertransformasi, menyukai hal-hal baru, dan terus mengembangkan diri,” tegasnya.
Dony juga menyoroti pesatnya perkembangan teknologi informasi yang memengaruhi pola belajar generasi saat ini. Menurutnya, peserta didik kini hidup dalam ekosistem digital yang membuat mereka lebih cepat mengakses informasi.
“Sering kali murid lebih cepat menerima informasi dibandingkan gurunya. Karena itu, dunia pendidikan harus ikut berubah agar tetap relevan,” katanya.
Ia mengajak organisasi profesi guru seperti MGMP, KKG, dan IGTKI memperkuat kolaborasi lintas jenjang. Sinergi tersebut dinilai penting untuk menyatukan visi, persepsi, serta langkah dalam membangun sistem pendidikan yang terintegrasi dan berkelanjutan.
“Yang sebelumnya berjalan sendiri-sendiri dan belum terintegrasi, sekarang saatnya disatukan. Koordinasi memang tidak sederhana, tetapi harus terus diupayakan. MGMP misalnya, menjadi ruang intelektual untuk melahirkan ide dan formulasi perubahan,” jelasnya.
Menurut Dony, transformasi pendidikan bukan sekadar pembaruan administratif, melainkan perubahan cara pandang dan pendekatan dalam mendidik. Pemanfaatan teknologi informasi menjadi salah satu instrumen penting untuk mewujudkan pendidikan Sumedang yang adaptif dan berdaya saing.