JPO di Jalan Soekarno-Hatta Minim, Tedy Rusmawan Dorong CSR Ikut Berkontribusi
- 02 Okt 2026 03:26 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID Bandung – Pembangunan jembatan penyeberangan orang (JPO) di Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung. Hingga kini masih berada dalam tahap koordinasi antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat, pemerintah pusat, dan Pemerintah Kota Bandung.
Anggota Komisi IV DPRD Jawa Barat, Tedy Rusmawan, mengatakan progres pembangunan JPO tersebut belum menunjukkan perkembangan yang signifikan. Padahal, fasilitas tersebut dinilai mendesak karena kawasan Jalan Soekarno Hatta kerap terjadi kecelakaan.
"Kalau JPO sampai dengan saat ini, ini masih dalam tahap koordinasi antara pemerintah provinsi, pusat, maupun juga kota. Mudah-mudahan terkait dengan desain, kemudian juga pekerjaannya bisa segera dituntaskan," ujar Tedy Rusmawan Kamis 1 Oktober 2026
Tedy menyebut salah satu opsi yang dapat dilakukan untuk mempercepat pembangunan JPO adalah melalui dukungan corporate social responsibility (CSR) perusahaan yang berada di Jawa Barat. "Sebetulnya ada opsi seperti yang disampaikan oleh Pak Gubernur, kita mendorong agar dilakukan percepatan melalui CSR dari perusahaan-perusahaan yang ada di Jawa Barat," katanya.
Menurut Tedy, pembangunan JPO di Jalan Soekarno Hatta diharapkan dapat direalisasikan dan diselesaikan pada tahun ini. "Untuk progresnya masih belum signifikan menurut saya. Kita mendorong agar segera bisa direalisasikan sebagaimana yang disampaikan Pak Gubernur, bisa paripurna. Jadi, bisa diselesaikan di tahun ini," ucapnya.
Ia menegaskan, keberadaan JPO sangat dibutuhkan masyarakat, terlebih kondisi di lokasi dinilai sudah mendesak. "Karena sangat dibutuhkan sekali dan kondisinya mendesak," tuturnya.
Selain Jalan Soekarno Hatta, Tedy mengatakan terdapat sejumlah titik lain yang dinilai membutuhkan pembangunan JPO. Salah satunya berada di sekitar kawasan Kampus
"Harapannya bisa dibangun dua sampai tiga lagi. Baik itu yang ada di dekat kampus UIN 2, karena di situ ada tiga kampus, UIN 2, kemudian Universitas Pasundan Bandung, dan juga Bhakti Kencana. Itu banyak sekali mahasiswa," katanya.
Titik lainnya berada di sekitar Arsheet Bandung. Di kawasan tersebut terdapat SMK 6 serta perkantoran BNN yang turut menjadi pertimbangan kebutuhan fasilitas penyeberangan.
"Karena di sana ada SMK 6, kemudian juga ada perkantoran BNN.” ujar Tedy.
Meski demikian, Tedy mengatakan pembangunan JPO di Jalan Soekarno Hatta masih menjadi fokus utama dan diharapkan dapat segera terealisasi. "Tapi paling tidak di tahun ini bisa direalisasikan satu JPO di jalan Soekarno Hatta" tuturnya
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....