BKSAP DPR RI Soroti Potensi Kerajinan Kulit Garut

  • 09 Agt 2026 10:42 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Garut - Ketua Delegasi/Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) Muhammad Husein Fadlulloh, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemkab. Menurutnya pilihan Kabupaten Garut sebagai lokasi untuk menunjang kerja sama.

"Kedatangan kami di Garut merupakan upaya untuk mendengar dan berdiskusi dan menjalin saran serta masukkan data dan informasi mengenai peluang-peluang serta potensi kerja sama internasional yang dapat kami dorong dan fasilitasi dalam kerja-kerja diplomasi parlemen yang BKSAP DPR RI lakukan," tuturnya disela kunjungannya di Kabupaten Garut, Sabtu, 8 Agustus 2026.

Ia menilai potensi Kabupaten Garut sangat beranekaragam yang bisa memikat mata bangsa lain dengan keunggulan ciri khas produk kerajinan kulit, objek wisata, komoditas perkebunan dan pertanian hingga sumber daya alam. "Ini tentu menjadi modal penting pembangunan bagi wilayah yang konon lama dikenal sebagai Swiss Van Java," katanya.

Ia berharap, potensi kerja sama dan kolaborasi antara Kabupaten Garut secara internasional ini, bisa terjalin dengan baik guna memastikan kebermanfaatan bagi masyarakat dan pemangku kepentingan wilayah tersebut.

Selain itu, Anggota Delegasi BKSAP, Habib Aboe Bakar Alhabsy, menjelaskan bahwa BKSAP hadir untuk memfasilitasi daerah dalam menggerakkan potensi lokal menuju panggung dunia melalui diplomasi antarparlemen negara sahabat.

"Ternyata potensi daerah Garut cukup besar kita punya kulit, punya kopi, punya akar wangi dan objek wisata. Jadi disini BKSAP ingin menjadi jembatan (bridge) untuk menuju global tanpa terhambat oleh sekat-sekat birokrasi," tegas Habib Aboe Bakar Alhabsy.

Ia juga mengingatkan agar pengembangan ekonomi daerah tidak hanya bersandar pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Pihaknya mendorong Pemkab untuk merangkul para pelaku usaha lokal seperti pengusaha dodol, pengusaha kulit, dan pengusaha kayu akar wangi duduk bersama merumuskan strategi pemasaran ekspor.

"Kita harus ajak nih pengusaha di Garut, pengusaha dodol, pengusaha kulit, dan pengusaha kayu akar wangi. Ajak duduk bersama dan sharing. Jangan andalkan APBD, kalo hanya mengandalkan APBD kita lelah," pungkasnya.

Melalui sinergi antara Pemkab dan BKSAP, diharapkan potensi unggulan Kabupaten Garut semakin dikenal di tingkat internasional, membuka peluang kerja sama yang lebih luas, serta mendorong peningkatan daya saing dan kesejahteraan masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....