DPRD Jabar Apresiasi Perjalanan Kabupaten Bandung Barat di Usia ke-19

  • 21 Jun 2026 15:21 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Tuti Turimayanti, menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi atas perjalanan Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang kini memasuki usia 19 tahun. Ia menilai, meski belum semua cita-cita pemekaran terwujud sepenuhnya, arah pembangunan di KBB menunjukkan tren yang semakin positif.

“Ini adalah kebahagiaan bagi masyarakat Kabupaten Bandung Barat. Sebagai perwakilan masyarakat Jabar III, kami berharap ke depan Bandung Barat akan jauh lebih maju. Pembangunan infrastrukturnya harus lebih merata dan kesejahteraan masyarakat makin terjamin, karena itulah cita-cita utama para pendiri KBB,” ujar Tuti, Minggu, 21 Juni 2026.

Dalam kesempatan itu, Tuti menyoroti kemajuan nyata yang mulai dirasakan masyarakat, khususnya di sektor aksesibilitas wilayah selatan. Menurutnya, momentum hari jadi ini harus menjadi pijakan untuk melahirkan kepemimpinan daerah yang visioner serta memiliki kecintaan mendalam terhadap kemajuan Bandung Barat.

“Alhamdulillah, makin ke sini Bandung Barat kelihatan semakin maju. Jalan-jalan di wilayah selatan, meski belum sempurna, setidaknya ada kemajuan dan pembangunannya berangsur meningkat. Mudah-mudahan ke depan KBB bisa melahirkan pemimpin-pemimpin hebat yang mencintai daerah ini, sehingga kesejahteraan masyarakat betul-betul terjamin,” pungkasnya.

Rapat Paripurna Hari Jadi ke-19 Kabupaten Bandung Barat berlangsung di Ruang Rapat DPRD KBB. Acara ini dihadiri jajaran DPRD Provinsi Jawa Barat dari Daerah Pemilihan III, antara lain Tobias Ginanjar Sayidina (Fraksi Gerindra), Tuti Turimayanti (Fraksi PDI Perjuangan), dan Hj. Sri Dewi Anggraini (Fraksi PKS). Hadir pula Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan, jajaran Bupati dan Wakil Bupati KBB, serta pimpinan dan anggota DPRD KBB.

Hari Jadi ke-19 KBB tahun 2026 mengusung tema “Ngajaga Amanah, Ngawangun Raharja” (Menjaga Amanah, Membangun Kesejahteraan). Tema ini merefleksikan semangat bersama untuk menjaga mandat masyarakat demi terwujudnya daerah yang lebih makmur.

Tema tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa perjalanan KBB bukan hanya soal pembangunan fisik, tetapi juga tentang menjaga kepercayaan publik. Amanah yang diberikan masyarakat harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, agar pembangunan benar-benar menghadirkan kesejahteraan.

Dengan usia yang hampir dua dekade, KBB diharapkan mampu memperkuat fondasi pembangunan daerah. Kehadiran para pemimpin visioner, dukungan masyarakat, serta sinergi antar lembaga diyakini menjadi kunci untuk menjadikan Bandung Barat lebih maju, berdaya saing, dan sejahtera.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....