Atasi Blank Spot Pendidikan, DPRD Jabar Tinjau Kesiapan SMAN 28 dan SMAN 29 Bandung

  • 07 Jun 2026 14:41 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Wakil Ketua Komisi V DPRD Jawa Barat, Siti Muntamah, menyatakan akan meninjau langsung kesiapan operasional SMAN 28 dan SMAN 29 Bandung dalam waktu dekat. Kehadiran dua sekolah baru tersebut diharapkan dapat memperluas akses pendidikan bagi masyarakat, terutama di wilayah yang selama ini masih kekurangan sekolah menengah Atas.

Siti Muntamah, mengatakan pihaknya masih memantau perkembangan pembangunan dan kesiapan operasional SMAN 28 serta SMAN 29 Bandung yang mulai menerima peserta didik baru pada tahun ajaran 2026. Menurutnya, selain kesiapan bangunan sekolah, aspek sumber daya manusia seperti kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan juga perlu menjadi perhatian agar proses pembelajaran dapat berjalan optimal sejak awal.

"Yang jelas hari ini sudah beroperasi. Kemarin juga kami mempertanyakan bukan hanya sekolahnya, tetapi juga kesiapan civitas sekolahnya, termasuk kepala sekolah dan gurunya. Itu yang perlu dipastikan," ujar Siti Muntamah, Minggu 7 Juni 2026.

Ia mengaku belum meninjau langsung kedua sekolah tersebut, namun berencana melakukan kunjungan pada pekan depan untuk melihat kondisi di lapangan. "Saya belum datang langsung ke sana. Insyaallah pekan depan akan meninjau ke SMA tersebut untuk melihat kesiapan yang ada," katanya.

Ia juga menanggapi adanya kebingungan masyarakat yang kesulitan menemukan lokasi sekolah saat melakukan pencarian melalui aplikasi peta digital. Menurutnya, kondisi tersebut wajar karena pembangunan masih berjalan dan informasi lokasi sekolah baru masih terus disosialisasikan.

"Kalau pun harus menginduk sementara, saya kira tidak akan terlalu lama. Mudah-mudahan dalam tiga sampai empat bulan seluruh fasilitas yang dibutuhkan sudah bisa beroperasi secara optimal," tuturnya.

Menurut Siti, keberadaan sekolah baru tersebut sangat penting karena dapat menjawab kebutuhan masyarakat di wilayah yang selama ini belum memiliki SMA negeri. "Memang ada wilayah yang selama ini menjadi blank spot karena belum memiliki SMA negeri. Dengan adanya sekolah tambahan ini, mudah-mudahan akses pendidikan bagi anak-anak menjadi lebih terbuka," tandasnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....