Dina Lorenza Dukung Ayena Studio Wujudkan Anime Nusantara

  • 05 Jun 2026 16:58 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Cimahi - Panitia Kerja (Panja) Kreativitas dan Distribusi Film Nasional Komisi VII DPR RI melaksanakan kunjungan kerja ke PT Ayena Mandiri Sinema di Cimahi, Jawa Barat, Jumat 5 Juni 2026. Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya DPR RI dalam mendorong perkembangan industri kreatif, khususnya sektor animasi dan perfilman nasional.

Anggota Panja Kreativitas dan Distribusi Film Nasional Komisi VII DPR RI, Dina Lorenza, menyampaikan apresiasinya terhadap perkembangan Ayena Mandiri Sinema yang dinilai berhasil tumbuh dari bawah hingga mampu menyerap banyak tenaga kerja.

"Saya sangat mengapresiasi PT Ayena Mandiri Sinema karena merangkak dari bawah dan telah menyerap tenaga kerja yang cukup banyak. Ini harus kita dukung bersama," ujar Dina Lorenza saat kunjungan kerja.

Menurut Dina, industri animasi memiliki peran penting dalam membangun kreativitas generasi muda. Ia mengaku memiliki ketertarikan khusus terhadap dunia animasi dan komik serta berharap sektor tersebut mendapatkan perhatian lebih dari pemerintah melalui Kementerian Ekonomi Kreatif (Ekraf).

"Saya suka animasi dan komik. Saya berharap Kementerian Ekraf memberikan perhatian lebih kepada industri seperti Ayena Studio yang menghadirkan karya-karya animasi kreatif yang memang dibutuhkan anak-anak. Cerita-cerita film animasinya juga sangat bagus dan memiliki nilai edukatif," katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Dina juga menyoroti persoalan permodalan yang masih menjadi tantangan bagi pelaku industri animasi nasional, termasuk yang dihadapi Ayena Studio.

Ia menjelaskan bahwa Panja Kreativitas dan Distribusi Film Nasional telah merencanakan langkah-langkah strategis untuk membantu menyelesaikan persoalan tersebut melalui sinergi dengan Kementerian Ekonomi Kreatif.

"Terkait kebutuhan permodalan industri film animasi, kami di Panja sudah merencanakan berbagai solusi. Ada peran Ekraf yang bisa didorong untuk mendukung sektor ini. Salah satunya melalui skema pembiayaan seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk UMKM dengan persyaratan yang relatif mudah," jelasnya.

Dina menambahkan, program pembiayaan tersebut memberikan kemudahan bagi pelaku usaha kreatif. Bahkan untuk pinjaman di bawah Rp100 juta, pelaku usaha tidak diwajibkan menyediakan agunan tertentu.

"Nanti Komisi VII DPR RI akan memperdalam lagi terkait skema permodalan yang dapat membantu industri kreatif animasi agar semakin berkembang," tambahnya.

Lebih lanjut, Dina Lorenza berharap Indonesia mampu membangun identitas kuat di bidang animasi sebagaimana Jepang dikenal dengan anime dan Korea Selatan dengan industri kreatifnya.

"Kalau Jepang terkenal dengan anime, maka Indonesia bisa menghadirkan konsep 'Animentara' atau Anime Nusantara. Semoga kita bisa menonjolkan identitas tersebut sebagai kekuatan animasi Indonesia di tingkat internasional," ungkapnya.

Ia optimistis, dukungan terhadap industri animasi nasional akan membuka peluang lebih besar bagi generasi muda Indonesia untuk terus berinovasi dan menghasilkan karya kreatif yang mampu bersaing di pasar global.

"Semoga dengan apresiasi dan dukungan ini, anak-anak muda Indonesia dapat terus berkembang serta mampu bersaing dalam inovasi dan kreativitas dengan bangsa-bangsa lain di dunia," tutupnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....