Ledia Hanifa Dorong Peningkatan Kualitas Produk UMKM Pangan
- 03 Mei 2026 20:40 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Anggota Komisi X DPR RI, Ledia Hanifa, menegaskan pentingnya peningkatan kualitas produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya di sektor pangan, melalui pemahaman teknik pengolahan dan pengemasan yang tepat. Hal itu disampaikannya saat membuka Pelatihan Teknik Pengolahan dan Pengemasan Pangan Produk UMKM di Kampus ASM Ariyanti, Kota Bandung, akhir April lalu.
Dalam sambutannya, Ledia menekankan bahwa pengemasan bukan sekadar pembungkus produk, melainkan bagian penting yang menentukan kualitas, daya tahan, hingga status kehalalan.
“Selama ini orientasi kita sering kali hanya pada aspek halal, padahal produk pangan juga harus thayyib, yakni baik secara keseluruhan. Pengemasan menjadi faktor penting karena berpengaruh pada kualitas, keamanan pangan, hingga distribusi,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima, Minggu 3 Mei 2026.
Menurutnya, banyak pelaku UMKM yang telah memiliki produk berkualitas, namun masih menghadapi kendala dalam aspek pengemasan, terutama jika ingin memperluas pasar ke ritel modern maupun ekspor. Ia mencontohkan pelaku usaha makanan ringan yang memiliki permintaan ekspor tinggi, namun terkendala jenis kemasan.
“Sering kali hal seperti ini dianggap sepele, padahal kemasan sangat menentukan daya saing produk. Produk yang baik harus didukung kemasan yang mampu menjaga kualitas, aman, informatif, dan sesuai standar pasar,” jelasnya.
Sekretaris Fraksi PKS DPR RI itu juga menekankan pentingnya pelabelan produk sesuai ketentuan perlindungan konsumen, termasuk informasi komposisi, bahan utama, kandungan gizi, hingga potensi alergen.
Dalam kegiatan tersebut hadir pula peneliti utama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bidang pangan, Dr. Asep Nurhikmat, yang memaparkan hasil riset terkait pengolahan dan pengemasan pangan untuk mendukung UMKM naik kelas.
Ledia berharap peserta dapat memanfaatkan kesempatan dengan menyerap ilmu sebanyak mungkin dan langsung menerapkannya sesuai kebutuhan produk masing-masing.
“Tidak ada satu jenis kemasan yang paling baik untuk semua produk. Setiap produk memiliki karakteristik berbeda, sehingga perlu dicoba dan disesuaikan. Ilmu yang didapat hari ini jangan hanya disimpan, tetapi harus dipraktikkan agar UMKM kita benar-benar bisa berkembang,” tuturnya.
Ia juga mengajak peserta menularkan ilmu yang diperoleh kepada pelaku UMKM lain agar manfaat pelatihan dapat dirasakan lebih luas. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendorong peningkatan kapasitas UMKM agar mampu bersaing, memperluas pasar, serta meningkatkan kualitas produk pangan lokal di tingkat nasional maupun internasional.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....