Konflik Timur Tengah, Encep Sugiana Imbau Warga Tunda Umroh
- 03 Mar 2026 20:16 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung – Anggota DPRD Jawa Barat, Komisi V Encep Sugiana, meminta masyarakat menahan diri untuk tidak berangkat umroh di tengah memanasnya situasi di Timur Tengah yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel. Legislator dari partai PKS itu menegaskan keselamatan harus menjadi prioritas utama dibandingkan pelaksanaan ibadah.
Encep juga meminta pemerintah memastikan keamanan dan ketenangan warga Jawa Barat yang sedang menunaikan umroh di Arab Saudi. Menurutnya, jamaah yang tertahan akibat gangguan keamanan harus mendapat jaminan perlindungan serta kepastian informasi agar keluarga di tanah air tidak diliputi kecemasan.
“Dalam kondisi seperti ini, keselamatan lebih diutamakan. Jika memang belum diperkenankan berangkat umroh, maka bersabarlah demi menjaga keselamatan,” ujar Encep dalam keterangannya. Dikutip Selasa 3 Maret 2026
Ia menekankan pentingnya penyampaian informasi yang akurat dan jelas supaya tidak menimbulkan salah persepsi. Keluarga jamaah di Indonesia perlu mendapatkan kepastian, termasuk jika terjadi keterlambatan pemulangan, mengenai durasi penundaan dan jaminan keselamatan.
"Informasi harus disampai secara benar dan jelas supaya tidak menimbulkan salah persepsi, Pihak Keluarga di Indonesia juga perlu mendapatkan kepastian, termasuk jika adanya keterlambatan pemulangan, sampai kapan tertahan di sana dan bagaimana memastikan keselamatan nya" ujarnya.
Selain itu, Encep berharap penyelenggara perjalanan umroh bertanggung jawab penuh terhadap kebutuhan jamaah selama berada di Arab Saudi. Kebutuhan dasar, keamanan, dan kondisi psikologis jamaah harus tetap terjaga agar tidak menimbulkan kegoncangan yang berdampak pada kesehatan.
“Penyelenggara travel umroh harus memastikan kebutuhan hidup jamaah terpenuhi dan mereka merasa tenang. Jangan sampai situasi ini membuat jamaah terguncang secara psikologis,” tegasnya.
Di sisi lain, ia mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesabaran dan terus berdoa agar konflik segera mereda. Menurutnya, peperangan yang berlarut-larut akan berdampak pada banyak aspek, termasuk terganggunya aktivitas ibadah.
“Kita terus berdoa kepada Allah SWT agar semua diselamatkan dan kondisi ini segera berakhir. Jangan sampai ketidakpastian keamanan ini berlarut-larut dan merugikan banyak pihak,” tandasnya.
Encep kembali mengingatkan, Menunda keberangkatan umroh di tengah situasi tidak kondusif menjadi pilihan bijak demi keselamatan bersama. Kesabaran dan doa masyarakat diharapkan mampu menjaga ketenangan hingga kondisi kembali aman
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....