Puluhan Ribu Jemaah Umroh Tertahan Pulang karena Perang

  • 03 Mar 2026 11:58 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Subang - Terkait kondisi keamanan di kawasan Timur Tengah yang sedang berkecamuk perang antara Amerika Serikat dan Israel dengan Iran, yang menewadksn Pimpinan tertinggi Iran Ayatullah Ali Khomaeni. Sehingga keamanan di kawasan Timur Tengah, memaksa menunda berbagai aktivitas penerbangan.

Dampak petang tersebut, dikabarkan sekitar 58 ribu lebih Jemaah Umrah asal Indonesia, termasuk warga Jawa Barat dan Kabupaten Subang, harus tertahan sementara di tanah suci Mekkah. Begitupun ribuan calon jemaah umroh, yang menunggu pemberangkatan, juga harus tertunda pemberangkatannya.

Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi PKS asal Dapil IX Jabar Encep Sugiyana meminta untuk tawakal, dan bersabar, serta berdoa kepada Alloh SWT, segala sesuatunya dapat dimudahkan, dan mendapat perlindungannya. Karena perang antara Amerika Serikat dan Israel dengan Iran ini, selain tidak bisa dihindarkan, tetapi juga sudah menjadi kehemdak Alloh. SWT.

"Demi keselamatan, agar menahan diri untuk tidak pulang, dan bersabar, proses pemulangan umroh, akibat perang tersebut," tegas Encep kepada RRI di Subang, Selasa 3 Maret 2026.

Ia juga berharap, ke 58 ribu Jemaah Umrah asal Indonesia yang kepulangannya tertunda sementara itu, untuk kebutuhannya sehari-hari mendapat jaminan dari penyelenggara umroh. Sehingga puluhan ribu jemaah umrah yang masih bertahan di tanah suci Mekkah saat ini, tidak terlantar.

"Saya juga berharap, pihak penyelenggara umroh, dapat menjamin para jemaahnya, agar mereka tidak terlantar," harapnya.

Ia juga berharap, situasi perang ini segera mereda, sehingga segala aktivitas kehidupan di kawasan Timur Tengah kembali normal. Begitupun dengan 58 ribu lebih kemaah umroh asal Indonesia, bisa kembali pulang ke tanah air dengan selamat.

"Semoga saja upaya Pemerintah RI melalui bapak Presiden Prabowo Subianto, berhasil menjadi penengah perang Amerika Serikat dan Israel dengan Iran, yang berujung damai," tandas Encep.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....