Anggota DPRD Jabar Menilai Positif Larangan Studi Tour

  • 25 Feb 2026 20:35 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Subang - Turunnya tingkat kunjungan wisatawan di Jawa Barat, yang dikeluhkan hampir dua tahun terlahir ini oleh sejumlah pengelola objek wisata di Jawa Barat, khususnya di Kabupaten Subang. Menurut Anggota Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi PDI Perjuangan Bayu Satria Prawira, penyebabnya bukan dari adanya surat edaran Gubernur Jawa Barat, tentang larang study tour, tetapi ada beberapa hal yang belum bisa dilakukan oleh sejumlah pengelola objek wisata.

Penyebab turunnya tingkat kunjungan wisatawan tersebut, menurut dia, larangan study tour hanya sebagian kecilnya saja. Padahal lanjut ia, ada yang lebih besar yakni persoalan lemahnya promosi dan penataan serta inovasi, jika promosinya efektif maka wisatawan akan berkunjung.

"Hal ini sudah kami lakukan survei dan melakukan kunjungan-kunjungan ke sejumlah objek wisata yang ada di Jawa Barat, rata-rata kelemahannya di promosi, penataan dan inovasi. Justru study tour hanya sebagian kecilnya saja," ungkap Bayu kepada RRI di Subang, Rabu 25 Februari 2026.

Dia menilai, kebijakan Gubernur tentang larangan study tour, sangat tepat. Karena study tour hakikatnya, hanya dimanfaatkan oleh segelintir oknum yang mencari keuntungan , sedangkan manfaat buat sekolah, dan para peserta didik tidak ada sama sekali.

"Dari sisi itulah, Gubernur ingin menghilangkan study tour di sekolah-sekolah saat ini. Saya rasa pak Gubernur tidak ada niat ataupun maksud melemahkan sektor pariwisata, dengan menghapus study tour tersebut," tegasnya.

Apabila larangan study tour dianggap memiliki dampak yang signifikan terhadap menurunnya kunjungan wisatawan di Jawa Barat. Tetapi secara umum tingkat kunjungan wisatawan di Jawa Barat menunjukan trend peningkatan, yang cukup membanggakan Komisi II DPRD Jawa Barat.

"Pemprov sendirikan memiliki objek wisata Tahura yang dikelola Pemda, nyatanya tidak terpengaruh oleh larangan study tour yang sudah berjalan selama dua tahun ini," tandas Bayu.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....