Memo Hermawan: Konten Lokal Harus Bangun Karakter dan Kebangsaan

  • 18 Feb 2026 14:17 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Sekretaris Komisi I DPRD Jawa Barat, Memo Hermawan, menekankan pentingnya penggarapan konten lokal secara serius. Ia berharap konten yang lahir dari daerah tidak hanya berorientasi pada komersial, tetapi mampu memberikan dampak signifikan terhadap perilaku masyarakat, sekaligus menjadi sarana edukasi nilai kebangsaan, ditengah informasi yang melimpah ruah.

Menurut Memo, konten lokal memiliki potensi besar untuk membentuk karakter publik. Namun, potensi itu sering kali terpinggirkan oleh dominasi konten komersial yang lebih mengejar keuntungan semata, karena TV maupun Radio harus ikut andil dalam memunculkan isu-isu strategis yang ada di Jawa Barat, terkait apapun, sehingga kehadiran TV dan Radio bisa dirasakan manfaatnya oleh Pemerintah Provinsi dalam rangka ikut serta dalam mendorong Jabar Istimewa.

“Konten lokal jangan hanya dipikirkan dari sisi komersil. Harus ada dampak nyata bagi Pemerintah Provinsi maupun masyarakat, baik dalam perilaku, edukasi, maupun penanaman nilai kebudayaan, kekayaan Alam demi mendorong nilai kebangsaan yang kini mulai luntur,” ujarnya di Bandung, Rabu 18 Februari 2026.

Ia menegaskan, konten lokal dapat menjadi medium strategis dalam memperkuat identitas budaya sekaligus memperkokoh rasa kebangsaan. Dengan pengelolaan yang tepat, konten lokal bukan hanya hiburan, tetapi juga wahana pembelajaran publik.

Memo menambahkan, DPRD Jawa Barat mendorong agar pemerintah daerah bersama pelaku industri kreatif lebih serius menggarap konten lokal. Sinergi lintas sektor dinilai penting agar konten yang dihasilkan tidak sekadar menghibur, tetapi juga mendidik dan membangun kesadaran kebangsaan.

“Konten lokal bisa menjadi sarana edukasi masyarakat. Ini bukan sekadar tontonan, tetapi tuntunan yang menguatkan nilai kebangsaan,” tegasnya.

Ia berharap langkah ini dapat menjadi gerakan bersama, sehingga konten lokal mampu bersaing sekaligus memberi kontribusi nyata bagi pembangunan karakter bangsa.

Hal senada di ungkapkan Ketua KPID Jawa Barat, Adiyana Slamet, menurutnya konten lokal menjadi hal wajib yang harus dipenuhi oleh seluruh lembaga penyiaran seperti yang tertuang dalam Pasal 68 P3SPS. Akan tetapi dalam perealisasiannya dikatakan Adiyana, konten lokal yang di buat ini bukan hanya sekedar konten yang memiliki nilai komersil, namun juga memiliki nilai edukasi.

Iapun meyakini dengan hadirnya lembaga penyiaran yang solid dalam melahirkan konten konten lokal yang berkualitas, mampu menjadi benteng pelindung masyarakat yang kokoh dalam menghadapi derasnya tekanan arus informasi saat ini, sehingga TV dan Radio mempunyai kedekatan yang baik.

“Kalau konten lokal yang dihasilkan oleh lembaga penyiaran ini tidak hanya menarik namun juga memiliki nilai edukasi tinggi, inilah yang akan menyelamatkan masyarakat dari derasnya pengaruh global saat ini,”tutupnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....