Encep, Sumpah Pemuda Tonggak Menyongsong Generasi Emas Indonesia
- 28 Okt 2025 11:38 WIB
- Bandung
KBRN, Subang : Momentum Sumpah Pemuda, menjadi tonggak untuk menyongsong generasi emas Indonesia di tahun 2045 nanti. Sehingga dibutuhkan generasi muda yang memiliki karakter pancawaluya, yang diharapkan menjadi modal dasar, dalam memikul beban di masa yang akan datang.
Hal itu diungkapkan Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi PKS dr. Encep Sugiyana, kepada RRI di Subang, Selasa (28/10/2025). Dia berharap, semua program yang disiapkan pemerintah, untuk pembangunan bangsa di masa yang akan datang itu, harus betul-betul dilakukan dengan penuh keseriusan, sehingga lahir generasi muda-generasi muda yang memiliki keseriusan, terhadap kemajuan dan pembangunan bangsa, yang siap menerima estafet perjuangan menuju Indonesia emas.
Baca juga: Hari Sumpah Pemuda Momentum Pemuda Bandung Tingkatkan Prestasi
"Apa yang disebut generasi emas itu, kondisi Indonesia yang sebagaimana dicita-citakan oleh para pendiri bangsa ini, yaitu menjadikan bangsa yang makmur dan berkeadilan. Sehingga akan terwujud sebuah tatanan bangsa yang betul-betul bisa mandiri, dan berdasarkan," tegas dr. Encep.
Oleh karenanya, lanjut dia, tidak boleh ada anak-anak yang putus sekolah, tidak bisa mengenyam pendidikan yang lebih tinggi. Diharapkan, generasi muda itu, bisa meningkatkan lagi kualitas dirinya, dengan terus belajar, menambah wawasan ilmu pengetahuan.
"Sehingga siap untuk memikul beban pembangunan dimasa-masa yang akan datang," ujarnya.
Maka dari itu, dikatakannya, generasi muda juga harus menjauhi hal-hal yang akan merusak tatanan karakter generasi muda. Jangan sampai ada generasi muda yang terlibat dengan kriminalitas, narkoba, miris.
"Semua itu akan merusak tatanan kehidupan mereka. Justru mereka itu harus menyiapkan untuk masa depan mereka, karena tantangan yang lebih komplek, lebih berat dibanding masa-masa sekarang. Dengan kesiapan yang cukup matang, yang diberikan oleh kita kepada generasi muda, diharapkan, mereka akan siap menghadapi semua tantangan di zamannya nanti," imbuh dia.
Hal yang tak kalah pentingnya lagi, lanjut ia, generasi muda juga jangan sampai terjebak lingkungan yang akan merusak tatanan masa depannya kelak. Misalnya tawaran, tindak kekerasan, atau tindak kriminal jalanan, termasuk pergaulan bebas, seks bebas, yang nantinya bisa terjerat kasus HIV/AIDS, ini yang harus betul-betul diwaspadai oleh orang tua dan seluruh elemen masyarakat, karena akan merusak masa depannya, jangankan untuk siap membangun bangsa kedepan, mengurus dirinya sendiri saja menjadi beban yang lain.
"Oleh karena itu, kita waspadai, jangan sampai generasi muda kita, terjebak oleh hal-hal yang akan merusak tatanan kehidupan mereka," pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....