Manasik Haji Cianjur Fokuskan Kualitas Bimbingan
- 04 Feb 2026 16:41 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Cianjur - Puluhan calon jemaah haji (CJH) asal Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mengikuti kegiatan bimbingan manasik haji yang digelar di Aula Asrama Haji Cianjur, Rabu 4 Februari 2026. Kegiatan ini menjadi tahapan penting dalam mempersiapkan jemaah sebelum menunaikan ibadah haji di Tanah Suci.
Pelaksanaan bimbingan manasik haji tahun 2026 di Kabupaten Cianjur berlangsung dengan suasana berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Perbedaan tersebut terlihat dari jumlah peserta yang jauh lebih sedikit dibandingkan pelaksanaan manasik pada tahun-tahun sebelumnya.
Pada tahun 2026, Kabupaten Cianjur hanya memberangkatkan 74 calon jemaah haji. Jumlah tersebut menyesuaikan dengan kuota haji yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat, sehingga berdampak langsung pada jumlah peserta bimbingan manasik.
Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu Ferdian, menilai meskipun jumlah jemaah lebih sedikit, kondisi tersebut justru diharapkan memberikan dampak positif terhadap kualitas pembinaan. Menurutnya, bimbingan manasik dapat dilakukan secara lebih intensif dan mendalam.
“Dengan jumlah jemaah yang tidak banyak, kami berharap pelaksanaan bimbingan manasik dapat berjalan lebih khusyuk, tertib, dan khidmat,” ujar Wahyu, Rabu 4 Februari 2026.
Baca Juga: Milad Az-Zahra Islamic Center Gelar Pelatihan Public Speaking
Ia juga meminta para calon jemaah haji untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Seluruh rangkaian bimbingan diharapkan dapat diikuti secara fokus agar jemaah benar-benar memahami rukun haji, wajib haji, sunah haji, serta tahapan pelaksanaan ibadah haji lainnya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Cianjur, Herriyanto, menegaskan komitmennya untuk memberikan pelayanan maksimal kepada seluruh calon jemaah haji asal Cianjur.
“Kami ingin jemaah haji asal Cianjur menjadi jemaah terbaik se-Indonesia. Pelayanan akan kami optimalkan, baik dari PPIH Daerah, PPIH Embarkasi, hingga PPIH Arab Saudi,” ungkap Herriyanto.
Menurutnya, dengan jumlah jemaah yang terbatas, pihaknya dapat lebih fokus dalam memberikan pelayanan dan pendampingan. Hal ini juga akan menjadi bahan evaluasi agar kualitas layanan tetap terjaga ketika kuota kembali normal.
Herriyanto menambahkan, pada kondisi normal Kabupaten Cianjur biasanya memperoleh kuota lebih dari seribu jemaah haji setiap tahun. Namun pada 2026 kuota tersebut hanya sebanyak 74 jemaah dan diperkirakan akan kembali normal pada tahun 2029 mendatang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....