Kabar Gembira, Kuota Haji Kabupaten Subang Ditambah

  • 04 Des 2025 21:23 WIB
  •  Bandung

KBRN, Subang : Sekretaris Daerah Kabupaten Subang Asep Nuroni, mewakili Bupati Subang Reynaldi, menghadiri rapat koordinasi (Rakor), yang digelar atas undangan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, bersama Wakil Menteri Haji dan Umroh Dahnil Anzar Simanjuntak. Rakor tersebut berlangsung di Lembur Pakuan Kecamatan Dawuan, Subang, Rabu (3/12/2025).

Rakor dibuka langsung oleh Wamen Haji dan Umrah, dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, dengan agenda pembahasan kuota haji dan umrah untuk tahun 2026, serta implikasinya bagi kabupaten/kota, termasuk kuota haji untuk Kabupaten Subang.

Menurut data yang disampaikan, provinsi Jawa Barat, dalam menghadapi penurunan kuota haji reguler, secara signifikan pada tahun 2026, dibanding tahun sebelumnya. "Untuk mengantisipasi dampak tersebut, pemerintah daerah dan provinsi, diminta menyesuaikan pengelolaan kuota, dan menjaga pelaksanaan ibadah dengan transparan, dan adil bagi seluruh calon jemaah," ujar Dahnil Azhar Simanjuntak.

Baca juga : Wakil Bupati Subang Sambut TMMD Ke-46 Tahun 2026

Sementara itu, Sekda Kabupaten Subang Asep Nuroni mengungkapkan, Kabupaten Subang biasanya mendapatkan alokasi kuota haji sekitar 1.126 jemaah per tahun. Namun untuk tahun 2026, alokasi kuota haji menurun drastis.

"Kuota calon jemaah haji Subang, pada tahun 2026 ditetapkan sebanyak 353 orang, yang sebelumnya hanya 244 orang, dan kemudian mendapatkan tambahan 109 kuota, berkat upaya Bupati Subang, dalam mengajukan permohonan penambahan kuota haji," ungkap Asep Nuroni.

Secara umum, kebijakan pembagian kuota haji 2026 di seluruh Indonesia, lanjut Sekda, menyesuaikan dengan sistem daftar tunggu nasional, atau aiting list untuk mengatur distribusi secara adil di semua provinsi, berdasarkana proporsi penduduk muslim dan jumlah antrean pendaftar.

"Meskipun kuota lebih kecil, Pemkab Subang tetap berkomitmen, mendukung dan memfasilitasi proses pendaftaran, verifikasi, dan pemberangkatan jemaah, dan transparansi, dan keadilan tetap dijaga," pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....