KAI dan Polda, Dongkrak Antisipasi Keamanan terhadap Teroris

  • 02 Okt 2026 14:59 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Apresiasi positif disampaikan Kabidhumas Polda Sumbar Kombespol Susmelawati Rosya kepada KAI Divre II Sumbar atas dukungan dan kolaborasi dalam pelaksanaan simulasi latihan gabungan anti teroris di Stasiun Kereta. Menurutnya, dukungan KAI dalam menyediakan lokasi, sarana, serta fasilitas pendukung turut menjadi faktor penting yang menunjang kelancaran pelaksanaan latihan.

“Polda Sumbar mengapresiasi dukungan dan kerja sama yang diberikan PT KAI dalam menyukseskan latihan penanganan aksi teror ini. KAI telah mendukung pelaksanaan kegiatan melalui penyediaan tempat, sarana, serta berbagai fasilitas pendukung, termasuk penggunaan dua gerbong kereta api sebagai bagian dari skenario latihan. Dukungan tersebut sangat membantu sehingga simulasi dapat dilaksanakan dengan baik dan sesuai dengan kondisi di lapangan,” ujar Susmelawati kepada RRI, Kamis 1 Oktober 2026.

Susmelawati menambahkan bahwa kolaborasi antara Polri dan KAI merupakan bentuk sinergi positif dalam membangun kesiapsiagaan menghadapi potensi gangguan keamanan pada transportasi publik. Menurutnya, menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat bukan hanya menjadi tanggung jawab Polri, tetapi membutuhkan dukungan dan kerja sama dari seluruh stakeholder terkait.

“Keamanan dan keselamatan masyarakat, khususnya di sarana transportasi publik, merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, sinergi dan kolaborasi seperti yang dilakukan bersama KAI perlu terus diperkuat. Kami berharap kerja sama ini dapat terus terjalin dan semakin solid dalam menciptakan situasi keamanan yang kondusif serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat,” tambahnya.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan simulasi latihan gabungan yang melibatkan personel dari unsur terkait. Dalam skenario yang diperagakan, personel melakukan sejumlah tahapan penanganan situasi darurat akibat ancaman aksi terorisme, mulai dari koordinasi dan pelaporan awal, pengamanan lokasi, pengendalian situasi, hingga proses evakuasi pelanggan dari area terdampak.

Simulasi juga memperagakan penanganan lanjutan oleh personel khusus sesuai prosedur dan kewenangan masing-masing. Setiap tahapan dilakukan dengan memperhatikan aspek keamanan, keselamatan, serta kebutuhan untuk menjaga situasi tetap terkendali sehingga potensi risiko terhadap pelanggan, petugas, maupun masyarakat di sekitar lokasi dapat diminimalkan.

Bagi KAI, pelaksanaan latihan gabungan ini juga menjadi kesempatan untuk melakukan evaluasi terhadap kesiapan prosedur dan koordinasi yang telah dibangun. Hasil evaluasi dari latihan dapat menjadi bahan perbaikan dalam meningkatkan kesiapan menghadapi berbagai kemungkinan kondisi darurat di lingkungan perkeretaapian.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....