Polda Jabar Ungkap Sindikat Narkoba yang Mulai Manfaatkan Teknologi Digital
- 01 Okt 2026 16:35 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung – Sindikat peredaran narkoba di Jawa Barat mulai mengubah pola operasinya dengan memanfaatkan teknologi digital. Media sosial hingga aplikasi pesan digunakan untuk mendukung transaksi dan distribusi narkotika.
Irwasda Polda Jawa Barat Kombes Pol. Benny Subandi mengatakan, perubahan modus tersebut membuat aparat harus menyesuaikan pola penindakan. Ia menyebut para pelaku kejahatan itu kin semakin cerdik dalam melancarkan aksinya.
“Para pelaku kini kian cerdik dan adaptif. Modus operandi tidak lagi bergantung pada cara-cara konvensional,” ujar Benny dalam Latihan Pra Operasi Antik Lodaya 2026 di Mapolda Jabar, Kamis 1 Oktober 2026.
Menurutnya, pelaku memanfaatkan berbagai platform digital untuk bertransaksi narkoba. Barang tersebut kemudian dapat disalurkan melalui jasa ekspedisi ke sejumlah wilayah tujuan.
Karena itu, Benny meminta personel yang terlibat Operasi Antik Lodaya 2026 mengandalkan data intelijen dalam menentukan sasaran. Penindakan harus dilakukan secara terukur dan berdasarkan informasi yang telah diverifikasi.
Pengawasan terhadap aktivitas di ruang digital juga menjadi bagian dari operasi tersebut. Polisi tidak hanya menyasar pelaku yang berada di lapangan, tetapi berupaya menelusuri jaringan yang berada di balik peredaran narkotika.
“Penindakan tidak boleh berhenti hanya pada kurir atau pelaku yang tertangkap di lapangan. Setiap pengungkapan wajib dikembangkan lebih lanjut untuk membongkar sosok pengendali di balik layar,” katanya.
Benny menyebut peredaran narkotika masih menjadi ancaman di wilayah hukum Polda Jawa Barat. Sepanjang Januari hingga Agustus 2026, polisi mengungkap 2.720 kasus narkoba.
Dari pengungkapan tersebut, sebanyak 3.309 orang ditetapkan sebagai tersangka. Polisi juga menyita berbagai jenis narkotika dan jutaan butir obat keras terbatas.
Menurut Benny, tingginya jumlah kasus yang berhasil diungkap menunjukkan upaya penegakan hukum terus dilakukan. Di sisi lain, data tersebut juga menggambarkan masih luasnya jaringan peredaran narkoba di Jawa Barat.
Operasi Antik Lodaya 2026 selanjutnya diarahkan tidak hanya untuk mengungkap pelaku di tingkat bawah, tetapi juga memutus rantai distribusi narkotika hingga ke pengendali jaringan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....