Dipicu Dendam, Perempuan Ditikam Anak Tiri hingga Tewas di Panyileukan
- 28 Sep 2026 17:00 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Seorang perempuan berinisial A (53) ditikam oleh anak tirinya, DS (31) hingga meninggal dunia. Peristiwa tersebut terjadi di rumah korban di Jalan Pamitran, Kecamatan Panyileukan, Kota Bandung, Minggu sore, 27 September 2026.
Kapolsek Panyileukan, AKP Anang Sunarya mengatakab pelaku terlebih dulu menggunakan alat kejut listrik untuk melumpuhkan korban sebelum menyerangnya dengan pisau dapur. Setelahnya ia mendekati korban, kemudian melakukan penyerangan hingga berakhir tewasnya korban.
"Pelaku turun ke lantai satu dengan membawa pisau dapur dan alat kejut listrik lalu menghampiri korban. Kemudian korban dilumpuhkan menggunakan alat kejut, dan menusukan pisau berkali-kali kepada korban," ujar Anang saat dikonfirmasi, Minggu 27 September 2026.
Keributan di dalam rumah kemudian terdengar oleh warga sekitar. Sejumlah tetangga mendatangi lokasi dan menemukan korban dalam kondisi terluka. Korban selanjutnya dilarikan ke rumah sakit, sementara pelaku diamankan. Namun, nyawa korban tidak berhasil diselamatkan.
Polisi menyebut korban mengalami sejumlah luka fatal. Luka tersebut di antaranya di bagian leher, perut, pelipis kanan, dan mata kanan.
"Korban alami luka pada bagian leher, perut, pelipis kanan dan mata kanan," katanya.
Dari pemeriksaan awal, polisi mendapatkan keterangan bahwa pelaku diduga telah menyimpan dendam terhadap ibu tirinya. Salah satu alasan yang disampaikan kepada penyidik berkaitan dengan persoalan makanan.
Selain itu, polisi juga mendalami dugaan keinginan pelaku untuk menguasai harta benda warisan. Harta itu merupakan rumah yang selama ini ditempati korban bersama ayah pelaku.
"Menurut keterangan terduga pelaku sudah lama menyimpan dendam tersebut terhadap ibu tirinya sendiri, dan melakukan aksinya disaat terduga pelaku dan korban hanya berdua di rumah tersebut," kata Anang.
Saat ini DH telah diamankan di Mapolsek Panyileukan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Jenazah korban dievakuasi ke Rumah Sakit Polri Sartika Asih untuk menjalani visum sebagai bagian dari proses penyelidikan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....