Saksi Bentrokan di Tasikmalaya Mengakui Korban Sebagai Anggota Geng Motor

  • 07 Sep 2026 20:58 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Tasikmalaya - Saksi bentrokan di Jalan E.Z. Muttaqin, Kelurahan Linggajaya, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya yang menyebabkan seorang remaja berinisial IMM (16) meninggal dunia, mengakui Ia dan korban merupakan anggota aktif salah satu geng motor di Kota Tasikmalaya. Pengakuan saksi Z alias A, disampaikan saat diperiksa secara intensif oleh penyidik di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota, Sabtu 5 September 2026.

"Sejak dari 2025 masuk salah satu kelompok geng motor, sama dengan korban,” kata Z di hadapan penyidik.

Sebelum insiden maut terjadi pada Minggu 30 September 2026, dini hari, korban IMM bersama dua rekannya, ZG (18) dan RA (17), berkeliling menggunakan sepeda motor untuk mencari miras tambahan usai berpesta miras di kawasan Colombus. Namun, saat melintas di Jalan E.Z. Muttaqin, mereka terlibat bentrokan dengan sekelompok orang.

Korban IMM dihantam benda tumpul di bagian kepala hingga tak sadarkan diri. Setelah menjalani perawatan medis beberapa hari di RS Hermina Tasikmalaya, korban akhirnya meninggal dunia, Rabu 2 September 2026.

Atas kasus tersebut, Satreskrim Polrestabes Tasikmalaya Kota melakukan perburuan terhadap para pelaku yang terlibat.

Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya Kota, AKP Januar Rangga Fardhela, mengatakan, identitas terduga pelaku utama sudah diketahui oleh tim penyidik di lapangan.

"Saat ini kami masih melakukan pengejaran dan pencarian terhadap yang bersangkutan," kata Januar, Senin 7 September 2026.

Pihaknya kata Januar, berkomitmen penuh untuk mengusut tuntas kasus ini."Mudah-mudahan dalam waktu dekat pelaku dapat segera diamankan," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....