Kasus Bentrok di Tasikmalaya Masih Diselidiki, Polisi : Korban Anggota Geng Motor

  • 04 Sep 2026 14:41 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Tasikmalaya - Fakta baru kasus bentrokan di Jalan E.Z. Muttaqin, Kelurahan Linggajaya, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, pada Minggu 30 Agustus 2026 terungkap. Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota menyebut, korban bentrokan IMM (16) yang meninggal dunia, beserta rekannya merupakan anggota salah satu kelompok geng motor.

Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya Kota AKP Januar Rangga Fardhela mengatakan, keterangan tersebut diperoleh penyidik dari hasil pemeriksaan terhadap dua rekan korban yang saat kejadian berada di lokasi dan menjadi saksi utama dalam peristiwa tersebut.

"Korban dan dua rekannya merupakan anggota kelompok geng motor," ujar AKP Januar Rangga Fardhela, Jumat 4 September 2026.

Namun demikian, pihak kepolisian hingga saat ini masih terus mendalami kronologi lengkap kejadian tersebut. Hasil penyelidikan sementara, IMM saat itu berboncengan tiga menggunakan sepeda motor bersama rekannya berinisial ZG (18) dan RA (17).

Saat melintas di kawasan Jalan E.Z. Muttaqin, kelompok korban diduga bertemu dengan sekelompok orang yang hingga kini belum diketahui identitasnya. Pertemuan tersebut kemudian berujung bentrokan.

IMM yang berada di posisi depan saat berboncengan, menjadi sasaran serangan. Korban mengalami luka pada bagian kepala, diduga akibat benda tumpul.

Akibat luka tersebut, kondisi korban kritis setelah sebelumnya tidak sadarkan diri. Meski sempat di bawa ke rumah sakit dan mendapat perawatan medis, korban dinyatakan meninggal dunia pada Rabu 2 September 2026.

PPolisi telah melakukan autopsi terhadap jasad korban untuk proses penyidikan. Hal ini juga dilakukan untuk memastikan penyebab kematian dan memperkuat alat bukti penanganan perkara.

Kepolisian hingga saat ini masih mengumpulkan berbagai keterangan dan alat bukti untuk mengungkap pihak yang terlibat dalam bentrokan tersebut. Termasuk melakukan penelusuran terhadap kelompok yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut serta mencocokkan keterangan para saksi dengan hasil penyelidikan di lapangan.

"Kami masih melakukan pendalaman dan penyelidikan lebih lanjut. Kami akan tuntaskan penyelidikan untuk mengungkap pelaku dan motif bentrokan,” kata Kasatreskrim.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....