18 Hari Operasi Libas Lodaya, 7 Tersangka Diamankan Polres Subang

  • 31 Agt 2026 18:48 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Subang - Selama 18 hari pelaksanaan Operasi Libas Lodaya 2026, Polres Subang berhasil membongkar 4 kasus kriminalitas jalanan, dan peredaran narkoba. Dari operasi tersebut, 7 orang tersangka berhasil diamankan.

Hasil operasi dipaparkan Kapolres Subang AKBP Andi Purwanto, dalam konferensi pers bersama Forkopimda, Senin 31 Agustus 2026 siang di Mapolres Subang.

Kasus pertama terjadi di wilayah Patokbeusi, berupa pencurian kendaraan bermotor. Petugas mengamankan satu unit motor jenis KLX, dan menangkap pelaku berinisial WY. Kini WY mendekam di Rutan Polres Subang.

Kasus kedua juga curanmor, kali ini di kawasan Telagasunda. Polisi menyita satu unit sepeda motor, dan mengamankan satu tersangka berinisial ZM.

Kasus ketiga, menjadi perhatian karena menyasar gerai Alfamart di Jalan Otista, Kecamatan Subang. Aksi perampokan terjadi sekitar pukul 01.00 WIB, dengan pelaku mengancam karyawan menggunakan senjata.

"Setelah kami lakukan pemeriksaan, senjata yang digunakan ternyata senjata mainan," ungkap AKBP Andi.

Dalam perampokan itu, pelaku menguras isi brankas senilai Rp 23 juta. Polisi menangkap 4 orang tersangka berinisial WS, R, ER dan SR. Petugas juga menyita senpi mainan dan dua unit motor. Sementara satu pelaku lainnya masih dalam pengejaran dan masuk DPO.

Kasus keempat adalah aksi pencurian disertai pemerasan di Pamanukan, yang sempat viral di media sosial. Korban sempat diikat, dilakban, lalu ditinggalkan di pinggir Jalur Pantura. Satreskrim bersama Polsek Pamanukan, mengamankan 2 tersangka yang sudah ditahan. Pelaku lainnya masih diburu.

Untuk proses hukum, para tersangka dijerat KUHP baru. Pasal 477 tentang pencurian dengan pemberatan, ancaman 7 tahun. Pasal 479 tentang pencurian dengan kekerasan, ancaman 9 tahun. Dan Pasal 482 tentang pemerasan dengan ancaman 9 tahun penjara.

Kapolres menegaskan, pihaknya masih melakukan pengembangan. Ia juga mengimbau masyarakat, agar waspada dan mengajak pelaku yang belum tertangkap segera menyerahkan diri.

"Operasi ini bentuk komitmen kami, menekan kejahatan jalanan. Kami ingin masyarakat Subang merasa aman dan nyaman," tegasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....