Terekam CCTV! Motor KLX Dicuri di Kos-Kosan Maleer Bandung

  • 22 Agt 2026 15:36 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Kasus pencurian sepeda motor terjadi di kawasan Maleer, Kecamatan Batununggal, Kota Bandung, Kamis 20 Agustus 2026 pagi. Aksi tersebut terekam kamera pengawas di sebuah rumah kos dan kemudian beredar di media sosial.

Sepeda motor Kawasaki KLX berwarna kuning punya pemilik bernama Aryan Bakti hilang setelah diduga diambil pelaku dari area kos di Jalan Maleer 2 sekitar pukul 05.40 WIB. Aryan mengatakan, dirinya baru mengetahui sepeda motor tersebut hilang setelah melihat rekaman CCTV.

"Saya pulang kerja pukul 01.00 WIB dan baru tidur sekitar pukul 04.00 WIB. Saat saya tidur, pelaku ternyata sudah masuk ke area kos dan mengambil motor," ujar Aryan, Jumat 21 Agustus 2026

Ia menduga aksi tersebut dilakukan lebih dari satu orang. Berdasarkan informasi yang diterimanya, sepeda motor miliknya kemudian dibawa dengan cara didorong dengan sepeda motor lainnya menuju kawasan PSM, Kiaracondong.

Sepeda motor yang hilang merupakan Kawasaki KLX keluaran 2016 berwarna kuning. Aryan menyebut telah menyampaikan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian, meski laporan secara resmi belum dibuat.

Ketua RT 3 RW 3, Widaningsih, mengatakan keberadaan orang yang diduga pelaku sempat diketahui warga ketika membuka pagar di sekitar lokasi. Ia menyebut kawasan tersebut memang cukup rawan pencurian kendaraan karena banyak terdapat rumah kos.

"Di sini memang sering kehilangan motor. Banyak penghuni kos yang berganti-ganti, sehingga warga terkadang tidak mengetahui mana pemilik kendaraan dan mana orang yang berniat melakukan pencurian," kata Widaningsih.

Sementara itu, Kapolsek Batununggal Iptu Ahmad Rifai memastikan pihaknya belum menerima laporan resmi terkait dugaan pencurian motor yang videonya beredar di media sosial. Polisi mengimbau korban segera membuat laporan resmi agar kasus tersebut dapat ditindaklanjuti dan penyelidikan terhadap pelaku bisa dilakukan.

"Belum ada laporan polisi masuk soal curanmor di Maleer itu. Kami arahkan untuk korban datang saja ke kantor polsek dengan membawa STNK," ujar Ahmad, Jumat 21 Agustus 2026.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....