Polisi Duga Pelaku Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur Lebih dari Satu Orang

  • 09 Agt 2026 13:16 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung — Polisi menduga lebih dari satu orang terlibat dalam kasus tewasnya Sumarna (40), seorang satpam di kawasan Waduk Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta. Korban ditemukan meninggal dunia dalam kondisi kedua tangannya terborgol dan jasadnya berada di dalam waduk pada 24 Juli 2026.

Dari hasil penyelidikan sementara, polisi menemukan indikasi bahwa aksi terhadap korban diduga dilakukan oleh lebih dari satu orang. Namun, penyidik masih terus mengumpulkan bukti untuk memastikan keterlibatan masing-masing pihak.

"Kemungkinan lebih dari satu orang," kata Kapolres Purwakarta, AKBP Febry Nurzam pada wartawan, Sabtu 8 Agustus 2026.

Saat ini penyidik juga masih terus melakukan pendalaman pada kasus ini. Kepolisian mendalami beberapa motif dan penyebab dibalik kematian korban.

"Ada beberapa motif yang kami dalamin," ujar Febri menambahkan.

Satreskrim Polres Purwakarta kini masih memeriksa sejumlah saksi dan mengumpulkan barang bukti dari sekitar lokasi kejadian. Polisi juga masih menunggu hasil visum untuk memastikan penyebab kematian Sumarna serta mengungkap rangkaian peristiwa yang terjadi sebelum korban ditemukan.

Sebelumnya Polda Jawa Barat juga telah menerjunkan tim gabungan untuk membantu proses pengungkapan perkara. Langkah tersebut dilakukan guna mempercepat penyelidikan yang saat ini masih berlangsung di bawah penanganan Polres Purwakarta.

Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Pipit Rismanto, mengatakan penyidik masih mendalami seluruh temuan yang diperoleh di lapangan. Ia telah menginstruksikan Ditreskrimum Polda Jabar menggelar evaluasi terhadap hasil investigasi awal, termasuk temuan dari olah tempat kejadian perkara (TKP).

"Di Purwakarta ini sedang dalam proses. Kami sudah memerintahkan jajaran, termasuk penyidik Ditreskrimum, untuk melakukan gelar hasil investigasi sementara mulai dari olah TKP," ujar Pipit di Mapolda Jawa Barat, Rabu 29 Juli 2026 lalu.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....