Kesaksian Warga Soal Pembunuhan Perempuan oleh Mantan Ipar di Sekelimus Bandung

  • 11 Mei 2026 12:44 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Seorang perempuan bernama Nanda Tritami Raina (26) meninggal dunia usai menjadi korban penusukan di kawasan Jalan Sekelimus Tengah, Kelurahan Batununggal, Kecamatan Bandung Kidul, Kota Bandung, Sabtu 9 Mei 2026 malam. Korban sempat mendapat penanganan medis di Rumah Sakit Pindad sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

Kapolsek Bandung Kidul, Kompol Sulardjo mengatakan, pelaku berinisial CMM (30) merupakan mantan kakak ipar korban. Pelaku diduga nekat melakukan aksi tersebut karena persoalan keluarga yang berkaitan dengan proses perceraian.

“Pelaku langsung menusuk korban menggunakan pisau dapur sebanyak empat sampai lima kali di bagian dada,” ujar Sulardjo.

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, pelaku diketahui telah berada di sekitar tempat kejadian perkara sejak siang hari. Seorang warga bernama Hamzah (40) mengaku sempat berbincang dengan pelaku sebelum insiden terjadi.

“Pelaku sudah ada di sini dari sekitar jam dua atau tiga siang. Sempat ngobrol juga dan terlihat sopan saat ditanya sedang menunggu siapa,” kata Hamzah, Senin 11 Mei 2026.

Sekitar pukul 20.00 WIB, korban datang menggunakan mobil berwarna putih. Saat kendaraan berhenti, pelaku disebut langsung menghampiri dan membuka pintu mobil korban sebelum melakukan penusukan.

Menurut Hamzah, dugaan sementara motif penusukan dipicu rasa sakit hati pelaku terhadap keluarga korban. Pelaku diduga menaruh dendam karena merasa dihalangi untuk kembali rujuk dengan mantan istrinya yang merupakan kakak korban.

“Pelaku merasa kesal karena menganggap korban menghalangi keinginannya untuk rujuk dengan mantan istrinya,” ujarnya.

Hamzah yang mendengar teriakan korban kemudian berusaha memberikan pertolongan. Ia sempat terlibat cekcok dan perkelahian dengan pelaku yang hendak meninggalkan lokasi.

“Saya bilang ini sudah bukan urusan keluarga, tapi tindakan kriminal karena korban sudah bersimbah darah,” katanya.

Usai melakukan aksinya, pelaku diamankan warga sekitar sebelum akhirnya diserahkan kepada pihak kepolisian. Polisi turut mengamankan barang bukti berupa pisau dapur yang digunakan pelaku.

Korban yang mengalami luka serius di bagian dada sempat dibawa menggunakan ambulans ke Rumah Sakit Pindad. Namun nahas nyawanya tidak tertolong.

“Korban dinyatakan meninggal dunia pada pukul 21.13 WIB setelah mendapatkan penanganan medis,” kata Sulardjo.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....