Polisi Dalami Motif Penusukan Perempuan di Bandung Kidul Oleh Mantan Kakak Ipar
- 10 Mei 2026 13:19 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung — Kepolisian masih mendalami kasus penusukan yang menewaskan seorang perempuan bernama Nanda Tritami Raina (26) di kawasan Jalan Sekelimus Tengah, RT 03 RW 06, Kelurahan Batununggal, Kecamatan Bandung Kidul, Sabtu (9/5/2026) malam. Dalam kasus tersebut, polisi telah mengamankan pria berinisial CMM (30) yang diduga sebagai pelaku penusukan. Korban dan pelaku diketahui pernah memiliki hubungan keluarga.
Kapolsek Bandung Kidul, Kompol Sulardjo mengatakan, pelaku merupakan mantan kakak ipar korban sebelum akhirnya bercerai dengan kakak korban.
Menurut Sulardjo, berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, aksi penusukan diduga dipicu persoalan keluarga yang telah berlangsung cukup lama. Pelaku mengaku menyimpan rasa sakit hati terhadap korban.
“Sebelum kejadian, tersangka merupakan kakak ipar korban. Korban disebut sering ikut campur dalam urusan keluarga hingga akhirnya terjadi perceraian antara tersangka dengan kakak korban,” ujar Sulardjo saat dikonfirmasi, Minggu 10 Mei 2026
Selain itu, pelaku juga mengaku kesulitan bertemu dengan anaknya setelah berpisah dengan sang istri. Kondisi tersebut diduga memicu dendam terhadap korban.
“Pengakuannya, akses bertemu anak dipersulit oleh korban sehingga menimbulkan dendam,” katanya.
Polisi menjelaskan, sebelum kejadian pelaku berangkat dari wilayah Rancasari sekitar pukul 16.00 WIB menggunakan angkutan kota menuju lokasi tempat tinggal korban. Sesampainya di kawasan Sekelimus Tengah, pelaku berniat mencari mantan istri dan anaknya, namun tidak menemukan keduanya.
Tidak lama kemudian, pelaku bertemu dengan korban di sekitar lokasi kejadian. Keduanya sempat terlibat pertengkaran yang berujung kontak fisik.
“Korban sempat menabrak pelaku menggunakan mobil pribadi. Setelah itu korban turun dari kendaraan dan terjadi cekcok,” kata Sulardjo.
Saat situasi memanas, korban disebut sempat meminta pertolongan warga sekitar. Namun pelaku diduga langsung mengeluarkan pisau dapur dan menusuk korban beberapa kali di bagian dada.
Warga bersama petugas bhabinkamtibmas yang berada di sekitar lokasi kemudian mengamankan pelaku usai kejadian. Polisi turut menyita barang bukti berupa pisau dapur yang digunakan dalam aksi penusukan tersebut.
Korban sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Namun nyawanya tidak tertolong akibat luka yang dialami.
Hingga kini, penyidik masih melakukan pendalaman terkait motif dan kronologi lengkap kejadian. Polisi juga menduga aksi tersebut telah direncanakan sebelumnya.
“Dari hasil pemeriksaan awal, perbuatannya diduga sudah direncanakan sejak pagi. Kami masih melakukan pendalaman lebih lanjut,” ujar Sulardjo.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....