Pencurian Motor di Rumah Kost di Kopo Bandung, Polisi Lakukan Penyelidikan

  • 05 Mei 2026 16:52 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Pencurian sepeda motor terjadi di sebuah rumah kost di Gang Lapang 2, Kelurahan Kopo, Kecamatan Bojongloa Kaler, Kota Bandung, pada Senin 4 Mei 2026 malam. Peristiwa ini mengakibatkan seorang penghuni kos kehilangan kendaraan miliknya.

Korban diketahui bernama Dimas Ramdani (21), yang berprofesi sebagai sekuriti. Ia menyadari sepeda motor miliknya hilang setelah sempat berada di dalam kamar untuk beraktivitas.

Peristiwa bermula saat korban pulang kerja sekitar pukul 19.30 WIB. Setibanya di kost, ia memarkirkan sepeda motor Honda Vario 125 di halaman dan masuk ke kamar.

Saat ia masuk kamar untuk mandi, pelaku diduga mulai menjalankan aksinya. Aksi pencurian tersebut pun terekam kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di area kost.

Dalam rekaman, terlihat pelaku diduga lebih dari satu orang. Mereka masuk ke lokasi dan mengambil kendaraan milik korban.

Dimas mengungkapkan, dirinya sempat mendengar suara kendaraan saat berada di kamar mandi. Namun, ia tidak menaruh curiga karena mengira suara tersebut merupakan aktivitas penghuni kos lainnya.

“Kedengaran suara motor keluar masuk, tapi saya pikir biasa karena masih jam delapan malam,” ujarnya, Selasa 5 Mei 2026.

Selain sepeda motor milik korban, pelaku juga diduga mengambil barang milik penghuni lain. Barang-barang itu diantaranya adalah telepon genggam dan laptop milik seorang mahasiswa yang tinggal di lokasi yang sama.

Korban baru menyadari kehilangan setelah diberitahu oleh penghuni lain yang mengetuk pintu kamarnya. Saat dilakukan pengecekan, sepeda motor miliknya sudah tidak berada di tempat semula.

Peristiwa tersebut telah dilaporkan ke Polsek Bojongloa Kaler. Korban berharap pelaku dapat segera ditangkap dan barang miliknya bisa kembali.

Sementara itu, Kapolsek Bojongloa Kaler Kompol Achmad Riduan membenarkan adanya laporan tersebut. Ia menyatakan, pihak kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan.

“Laporan sudah kami terima dan saat ini anggota masih melakukan penyelidikan di lapangan,” ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa 5 Mei 2026.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....