Ayah Tewas Dianiaya saat Pesta Pernikahan Anaknya di Purwakarta
- 05 Apr 2026 19:34 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Purwakarta – Seorang pria bernama Dadang (57), warga Desa Kertamukti, Kecamatan Campaka, Kabupaten Purwakarta, meninggal dunia setelah menjadi korban penganiayaan saat pesta pernikahan anaknya sendiri. Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu 4 April 2026.
Hajatan itu digelar di kediamannya sendiri. Sekitar pukul 14.50 WIB, suasana pesta mulai berubah ketika sekelompok orang yang diduga dalam pengaruh minuman keras datang ke lokasi.
Mereka kemudian meminta sejumlah uang kepada pihak pemain organ yang tengah memberi hiburan kepada tamu dengan dalih untuk membeli minuman tambahan. Permintaan tersebut sempat ditanggapi dengan pemberian uang sebesar Rp100.000.
Akan tetapi, kelompok tersebut menolak karena menganggap jumlahnya tidak mencukupi. Situasi memanas, akhirnya orang-orang tersebut memicu kericuhan di hajatan.
“Karena dipengaruhi minuman keras, orang itu marah dan memicu kericuhan,” ujar Kapolsek Campaka, AKP Firman Budiarto ketika dikonfirmasi, Minggu 5 April 2026.
Melihat keributan terjadi di hajatan anaknya, Dadang berusaha melerai. Namun upaya itu justru berujung pada aksi kekerasan, Dadang terlibat cekcok dengan para pelaku sebelum akhirnya dikejar hingga ke depan rumahnya.
Dadang kemudian dianiaya menggunakan bambu, pukulan keras mengenai bagian belakang kepalanya hingga ia terjatuh dan tidak sadarkan diri. Hal keji itu dilakukan di depan banyak tamu bahkan anaknya yang tengah duduk di pelaminan.
Setelah korban terkapar, para pelaku langsung melarikan diri dari lokasi kejadian. Keluarga kemudian membawa korban ke RS Bhakti Husada untuk mendapatkan pertolongan medis namun nahas nyawanya tak tertolong.
“Korban dipukul menggunakan bambu pada bagian belakang kepala,” kata Firman menjelaskan.
Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap para pelaku penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....