Harlah NU Rawan Copet Outsourching Diskomimfo Jadi Korbannya
- 26 Jan 2026 15:55 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Garut - Nasib malang menimpa Muhammad Azi Zulhakim, seorang pegawai outsourcing Dinas Komunikasi dan Imformasi (Diskomimfo) Pemerintah Kabupaten Garut. Ia harus kehilangan handphone (HP) nya saat melakukan peliputan di Harlah Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU) di SOR Ciateul, Tarogong Kaler, Garut. Senin, 26 Januari 2026.
Ia mengatakan, HP miliknya hilang saat melakukan sesi wawancara dengan rekan rekan wartawan lainnya yang sedang melakukan peliputan. Ia mengatakan, sempat kaget dan dirinya baru sadar HPnya hilang saat usai wawancara.
Padahal, sebelum melakukan sesi wawancara HP milik masih ada."Saya baru sadar HP hilang usai wawancara, padahal sebelumnya masih ada dikantong celana saya"katanya dengan raut muka kesal.
Baca juga:Perkuat Keamanan, Kapolsek Bojongsoang Sosialisasikan Layanan 110
Ia menduga HP miliknya hilang dicopet orang, dan dirinya tidak menyangka akan kehilangan barang miliknya ditengah kerumunan ratusan bahkan ribuan massa ormas islam dan masyarakat sipil biasa. "Orang yang datang ke acara harlah kan ribuan jadi kemungkinan momen tersebut dijadikan kesempatan bagi orang yang iseng atau copet,"katanya.
Hilangnya HP milik Aji juga dibenarkan oleh saksi lainnya, Arul salah seorang jurnalis media lokal merasa iba saat melihat rekannya kehilangan barang yang dinilai cukup penting karena menyimpan data data dokumentasi peliputan."Jadi warga yang lain harap berhati-hati saat melakukan peliputan di momentum seperti harlan satu abad NU tersebut,"ujarnya.
Hal senada dikemukakan wartawan lokal lainnya, Asep Sudrajat. Ia mewanti-wanti agar berhati-hati dan waspada saat melakukan aktivitas peliputan dalam acara yang melibatkan banyak orang."Warga yang kehilangan barang penting akibat aksi pencopetan sering terjadi, dan bukan kali ini saja,"katanya.
Ia mengatakan, harus saling mengingatkan agar bisa berhati-hati dan waspada, karena sedikit lengah saja maka dengan sekejap barang berharga bisa langsung berpindah tangan."Kegiatan yang melibatkan banyak massa tentunya menjadi kesempatan emas untuk bertindak kejahatan seperti halnya aksi para pencopet,"ujarnya.
Ia sedikit memberikan tips kepada rekan rekanya, agar menyimpan barang bawaannya terutama yang berharga ditempat yang semestinya dianggap aman sehingga bisa terhindar dari sasaran tinsak kejahatan."Ya kalau bisa barang berharga seperti HP disimpannya ditempat yang benar benar dianggap aman seperti kantong dalam jaket atau ditas yang susah dirogoh copet,"tuturnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....