Sebanyak 27 Ribu Warga Binaan di Jawa Barat Hanya Dijaga 500 Petugas Pengamanan

  • 05 Okt 2026 22:17 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Kondisi keamanan lembaga pemasyarakatan dan rumah tahanan di Jawa Barat menghadapi tantangan akibat ketimpangan jumlah warga binaan dengan personel pengamanan. Totalnya saat ini terdapat 27 ribu warga binaan di Jawa Barat.

Kepala Kanwil Pemasyarakatan Jawa Barat, Yudi Suseno, mengatakan jumlah warga binaan itu dijaga oleh petugas yang secara khusus menjalankan fungsi pengamanan sekitar 500 orang. Jumlah tersebut merupakan bagian dari total sekitar 3.000 pegawai pemasyarakatan di Jawa Barat.

"Warga binaan seluruh Jawa Barat sebanyak 27 ribuan dan dengan jumlah petugas pengamanan hanya 500-an dari jumlah 3.000-an pegawai," ujar Yudi, Senin 6 Oktober 2026.

Menurut Yudi, kondisi tersebut menjadi salah satu tantangan dalam pelaksanaan pengamanan dan pembinaan warga binaan. Terlebih, fasilitas pemasyarakatan di Jawa Barat tersebar di sejumlah wilayah dengan cakupan pengawasan yang cukup luas.

Saat ini, Kanwil Pemasyarakatan Jawa Barat membawahi 33 unit yang terdiri atas lapas, rutan, dan Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA). Selain itu, terdapat enam Balai Pemasyarakatan (Bapas) yang juga berada dalam lingkup pengawasan.

Yudi berharap persoalan tersebut dapat menjadi perhatian bersama. Ia menilai dukungan dari berbagai pihak, termasuk masyarakat dan instansi terkait, dibutuhkan untuk membantu menjaga situasi keamanan dan ketertiban di lingkungan pemasyarakatan.

"Kami perlu dukungan dari semua pihak. Apalagi rentang kendalinya kan cukup lumayan, terdiri dari 33 lapas, rutan, dan LPKA, serta 6 Bapas," katanya.

Yudi yang baru sekitar tiga bulan menjabat sebagai Kepala Kanwil Pemasyarakatan Jawa Barat juga berharap ke depan terdapat perbaikan dalam pengelolaan pemasyarakatan di Jawa Barat.

"Saya masih relatif baru, di Jabar baru 3 bulan. Sekali lagi mohon dukungan, semoga ada perbaikan dan kebaikan bagi institusi khususnya pemasyarakatan Jabar," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....