Polisi Tunggu Hasil Pemeriksaan Psikologi Tersangka Taufik Hidayat

  • 28 Jun 2026 14:12 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung – Polisi masih menunggu hasil pemeriksaan psikologi terhadap tersangka Taufik Hidayat (30) dalam penanganan kasus dugaan penyekapan serta penganiayaan di Cileunyi yang kini masih dalam tahap penyidikan. Selain pemeriksaan psikologi tersangka, pemeriksaan korban, YTR (29) juga turut dilakukan.

Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Hendra Rochmawan mengatakan hasil pemeriksaan tersebut menjadi salah satu bagian penting untuk melengkapi konstruksi perkara yang sedang disusun penyidik. Ia menyampaikan hingga kini peneriksaan masih berlangsung.

"Pendalaman dari sisi psikologi maupun psikiatri terhadap tersangka dan korban masih terus berlangsung. Saat ini kami masih menunggu hasil perkembangannya," kata Hendra, Minggu 28 Juni 2026.

Menurutnya, penyidik juga terus menyempurnakan penerapan pasal berdasarkan seluruh alat bukti yang telah terkumpul. Hal ini dilakukan agar berkas perkara semakin kuat saat dilimpahkan ke jaksa penuntut umum.

"Kami berharap konstruksi dari pasal-pasal yang telah diterapkan dapat segera dilengkapi sehingga memperkuat tuntutan yang akan kami ajukan kepada jaksa," ujarnya.

Di sisi lain, Hendra menyampaikan penyidik juga masih mendalami kemungkinan adanya unsur kekerasan seksual dalam perkara tersebut. Namun, hingga kini polisi belum dapat menyimpulkan adanya dugaan tindak pidana tersebut karena proses pengumpulan alat bukti masih berlangsung.

"Ada sejumlah informasi yang berkembang sehingga tidak menutup kemungkinan adanya dugaan kekerasan seksual. Namun hal itu masih kami dalami. Tim penyidik bekerja secara profesional, berhati-hati, dan tetap mengikuti regulasi yang berlaku," ucapnya.

Polda Jawa Barat memastikan seluruh rangkaian penyidikan masih berjalan. Setiap perkembangan, termasuk hasil pemeriksaan psikologi dan psikiatri serta pendalaman terhadap dugaan tindak pidana lainnya, akan menjadi bagian dari pembuktian dalam penanganan perkara tersebut.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....